Berita

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Begini Skema Pemerintah Salurkan Bansos Digital agar Tak Dipakai Judol

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 17:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan sosial (bansos) secara langsung ke rekening masyarakat mulai kuartal I 2027.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan skema tersebut tengah disiapkan pemerintah bersamaan dengan pembenahan data penerima bansos agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

"Kami sepakat tidak ada lagi cash transfer, jadi semua cashless transaction. Ini juga untuk mengurangi korupsi karena setiap transaksi harus ada dasarnya," kata Luhut di Kantor DEN, Jakarta, Kamis, 10 September 2026.


Luhut mengatakan pemerintah juga tengah menyiapkan mekanisme untuk memastikan dana yang telah masuk ke rekening penerima tidak disalahgunakan, termasuk untuk judi online (judol).

"Bagaimana cara memberikan? tadi sudah diberikan kepada accountnya. Tapi juga akan nanti jangan disalahgunakan juga uang itu. Kita masih mikir apakah nanti berikan kupon sehingga tidak boleh judi online. Jadi hanya mungkin bayar listrik, bayar beras, bayar bensin dan segala macam," tegasnya.

Untuk tahap awal, Luhut mengatakan sekitar 50 juta masyarakat yang masuk kategori desil 1-5 akan menjadi sasaran penerima bansos. Pemerintah akan memprioritaskan penyaluran kepada ibu-ibu. 

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi agar dana bantuan tidak digunakan untuk judi online (judol).

"Desil 1 sampai 5. Tapi kita waspadai jangan sampai jadi judol. Makanya uang-uang dana nanti itu akan target pada ibu-ibu. Kalau ibu-ibu lebih sedikit judol lah," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat memiliki rekening di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI). Rekening tersebut disiapkan untuk mendukung penyaluran bansos pemerintah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan rekening akan diberikan otomatis kepada masyarakat berusia di atas 18 tahun yang belum memiliki rekening bank. Pembukaan rekening dilakukan agar penyaluran bansos dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.

"Itu supaya nanti setiap bantuan itu betul-betul cepat dan tepat sasaran. Bansos dan lain-lain. Itu rencana Pak Presiden seperti itu kelihatannya," ujar Purbaya kepada wartawan di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa 8 September 2026.

Purbaya mengatakan proses pembukaan rekening akan melibatkan data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

"Ada juga kemungkinan, ini sudah selesai sih diskusi kita? Dalam diskusi ya, ada kemungkinan juga nanti setiap orang yang bikin KTP langsung otomatis dibuatkan rekeningnya," tandasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya