Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Lewat Jalan Berlumpur Rantau Prapat, Kepala Unit BRI Temani UMKM Naik Kelas

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 17:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pagi belum sepenuhnya beranjak ketika M.A. Hasibuan mulai menempuh perjalanan menuju wilayah tempat nasabahnya menjalankan usaha. Jalan yang belum sepenuhnya beraspal menjadi tantangan tersendiri, terlebih ketika hujan membuat sejumlah ruas berubah menjadi medan berlumpur. 

Di beberapa titik, keterbatasan jaringan komunikasi juga menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi.

Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah Hasibuan. Sebagai Kepala Unit BRI Sigambal, Branch Office BRI Rantau Prapat, Sumatera Utara, ia justru memilih untuk lebih dekat dengan masyarakat.


Hampir dua tahun menjalankan tugas tersebut, ia rutin turun ke lapangan untuk menemui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), melihat langsung kondisi usaha, mendengarkan persoalan yang dihadapi, serta memahami kebutuhan mereka.

Bagi Hasibuan, perjalanan menemui nasabah bukan sekadar rutinitas pekerjaan. Di setiap kunjungan, ia menemukan cerita tentang masyarakat yang berusaha mempertahankan usahanya, pedagang yang ingin menambah modal, hingga keluarga yang menggantungkan penghidupan dari usaha yang dibangun dengan penuh ketekunan.

“Menjadi Kepala Unit BRI bukan sekadar profesi, melainkan sebuah kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan kehidupan masyarakat,” ujar Hasibuan dikutip Kamis 10 September 2026.

Menurut Hasibuan, kebutuhan pelaku usaha tidak selalu dapat terlihat dari dokumen atau angka dalam pengajuan pembiayaan. Dengan melihat langsung aktivitas usaha dan berdialog dengan nasabah, ia dapat memahami kondisi mereka secara lebih utuh sehingga pembiayaan maupun solusi yang diberikan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan. 

Karena itu, ia berupaya membangun hubungan yang dekat dengan nasabah. Tidak hanya membahas kebutuhan modal, Hasibuan juga mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha serta memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan pemanfaatan layanan perbankan.

Baginya, akses terhadap modal merupakan salah satu langkah awal untuk membantu UMKM berkembang. Ketika diberikan pada usaha yang tepat dan dikelola dengan baik, pembiayaan dapat membantu pelaku usaha menambah modal kerja, meningkatkan kapasitas, maupun memperluas skala bisnis.

“Saya ingin menjadi jembatan perubahan bagi masyarakat. Saya ingin mereka melihat bahwa modal usaha yang mungkin terlihat kecil dapat mengubah kehidupan sebuah keluarga. Ketika usaha mereka berkembang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya,” ungkapnya.

Dampak dari pendampingan tersebut turut terlihat dari perkembangan sejumlah nasabah yang sebelumnya memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR). Seiring dengan meningkatnya skala usaha dan kebutuhan pembiayaan, beberapa nasabah tersebut secara bertahap mampu beralih menggunakan kredit komersial. 

Bagi Hasibuan, perkembangan tersebut bukan sekadar perubahan jenis pembiayaan. Lebih dari itu, hal tersebut menjadi gambaran bahwa usaha yang dirintis dari skala kecil dapat terus tumbuh ketika mendapatkan akses dan dukungan yang tepat.

“Ketika melihat nasabah yang awalnya usaha kecil kemudian berkembang dan mampu meningkatkan skala usahanya, tentu ada rasa bangga. Artinya, apa yang kita lakukan bersama memberikan hasil,” ujarnya.

Upaya pendampingan juga diperkuat dengan mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat. Hasibuan memperkenalkan berbagai layanan BRI seperti BRImo, QRIS, dan BRILink Agen yang dapat membantu masyarakat melakukan transaksi secara lebih mudah, aman, dan efisien. 

Bagi pelaku UMKM, pemanfaatan layanan digital tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendukung aktivitas usaha sehari-hari sekaligus memperluas pemanfaatan layanan keuangan formal.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan kedekatan insan BRI, termasuk Kepala Unit BRI dengan masyarakat merupakan bagian dari upaya BRI memperluas inklusi keuangan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Bagi BRI, inklusi keuangan bukan hanya tentang membuka akses terhadap produk dan layanan perbankan. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan dan solusi yang sesuai dengan kebutuhannya,” ujar Dhanny.

Menurut Dhanny, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, dukungan kepada pelaku usaha perlu diberikan secara menyeluruh, tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga melalui peningkatan literasi keuangan dan pemanfaatan layanan digital.

“Kami ingin BRI hadir sebagai partner yang menemani masyarakat dalam setiap tahap perjalanan usahanya. Ketika usaha nasabah tumbuh, naik kelas, dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya, di situlah kami melihat makna dari kehadiran BRI di tengah masyarakat,” demikian Dhanny.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya