Berita

Sekitar 150 peserta mengikuti kegiatan Women Support Women (WSW), komunitas di bawah naungan Yayasan Rumah Kasih Sekartaji Ayuwangi (YRKSA) Minggu (6/9/2026)

Nusantara

Perempuan Bergerak, Menguatkan Diri: WSW Ajak Perempuan Menghadapi Era Ketidakpastian

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 15:45 WIB | OLEH: TIFANI

Sekitar 150 peserta mengikuti kegiatan Women Support Women (WSW), komunitas di bawah naungan Yayasan Rumah Kasih Sekartaji Ayuwangi (YRKSA). Acara bertajuk Perempuan Bergerak, Menguatkan Diri Menghadapi Era Ketidakpastian ini digelar di Pendopo Agung Ndalem Mangkubumen, Yogyakarta, Minggu (6/9/2026). 

Kegiatan ini mengangkat pengalaman perempuan di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang berlangsung cepat dan membuat kehidupan semakin sulit diprediksi. Ketidakpastian tersebut menjadi semakin kompleks ketika perempuan juga berhadapan dengan beragam peran, tuntutan, dan ekspektasi sosial. 

Tema tersebut mempertemukan peserta dari Yogyakarta, Jakarta, Kulon Progo, Pacitan, Karanganyar, dan sejumlah wilayah lainnya. Mereka mengikuti berbagai sesi untuk berbagi pengalaman, mengenali diri, dan saling menguatkan dalam menghadapi kondisi tersebut. 


Bagi penggagas WSW sekaligus Pendiri YRKSA, Sekartaji Ayuwangi, ruang semacam ini penting agar perempuan dapat bertumbuh tanpa harus menjalani berbagai persoalan sendirian.  

“Perempuan tidak harus menghadapi ketidakpastian sendirian. WSW menjadi ruang untuk belajar, mendengar, dan saling menguatkan,” ujar Sekartaji. 

Dalam sesi lainnya, dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Yogyakarta sekaligus Sekretaris YRKSA, Kurnia Arofah, membahas berbagai kondisi yang mewarnai kehidupan Perempuan di era ketidakpastian. Mulai dari banyaknya peran dan tuntutan, standar perbandingan, dorongan untuk terus menjadi lebih baik, hingga kehidupan orang lain yang terus hadir melalui media sosial. 

“Kita tidak dapat membuat hidup menjadi pasti. Tapi pengalaman yang didukung dan direfleksikan dapat menjadi pengetahuan bersama, sebagai bekal menghadapi ketidakpastian” kata Kurnia. 

Sementara itu, penulis dan penggiat pemberdayaan perempuan, Ariyanti Luhur Tri Setyarini, mengajak para perempuan kembali mengenali diri agar dapat memahami apa yang benar-benar dibutuhkan dalam menjalani kehidupannya. Perempuan perlu menguatkan diri terlebih dahulu untuk kemudian dapat hadir dan menguatkan perempuan lainnya. 

Kegiatan juga dimeriahkan oleh Body Movement Specialist, Evi Nilakanti, yang mengajak peserta melakukan gerakan fisik ringan untuk membantu pelepasan ketegangan dan penguatan tubuh. Latihan difokuskan pada area tulang ekor dan panggul sebagai bagian dari upaya mengenali respons tubuh dan membangun kesadaran terhadap kondisi diri.  

Sejak 2023, WSW telah menyelenggarakan lebih dari 15 kelas dan ruang belajar dengan tema pemulihan diri, kesehatan emosional, pengembangan diri, dan pemberdayaan perempuan. Berawal dari Yogyakarta, komunitas ini kemudian tumbuh ke Boyolali, Jakarta, dan berbagai wilayah lainnya. 

WSW terus berkembang sebagai ruang bersama yang dirawat oleh relawan, fasilitator, narasumber, dan peserta dengan semangat dari perempuan, oleh perempuan, dan untuk perempuan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya