Berita

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Bambang Purwanto (Foto: Parlemen TV)

Politik

Bambang Purwanto: Pidato AHY Tegaskan Komitmen Demokrat ke Prabowo

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 13:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam puncak perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat mendapat sambutan positif dari para kader. 

Pesan yang disampaikan AHY dinilai menjadi motivasi bagi kader, baik yang berada di pemerintahan maupun yang menjalankan tugas sebagai anggota legislatif.

Hal tersebut disampaikan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Bambang Purwanto, seusai menghadiri perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di GBK, Senayan, Jakarta, 9 September 2026.


Menurut Bambang, pidato AHY tidak semata-mata berbicara mengenai kepentingan internal partai, tetapi juga memuat gagasan untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Mas AHY berpikir panjang, bagaimana kader terus berkerja dan berkerja untuk mensukseskan pemerintahan Prabowo Subianto," tegas mantan Bupati Kotawaringin Barat ini.

Ia menilai pidato AHY memiliki visi yang kuat, mulai dari membangun semangat perjuangan pengurus dan kader hingga menegaskan sikap Demokrat terhadap agenda pertumbuhan ekonomi, keadilan, dan demokrasi.

"Pidato Ketum di HUT ke 25 Partai Demokrat yg visioner mulai dari memotivasi perjuangan pengurus dan para kader hingga komitmen Partai Demokrat terhadap pertumbuhan Ekonomi, Keadilan dan Demokrasi," jelasnya.

Momentum perayaan seperempat abad Demokrat juga dinilai Bambang memiliki arti khusus. Menurutnya, arahan AHY menjadi dorongan bagi kader untuk semakin bersemangat menjalankan tugas dan perjuangan partai.

"Pidato atau arahannya memberikan kado terbaik kepada para Kader untuk memompa semangat perjuangan bagi Partai Demokrat," katanya.

Bambang juga menyoroti penegasan AHY mengenai posisi Demokrat sebagai bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Para kader, kata dia, diarahkan untuk terus mendukung dan menyukseskan berbagai program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Kami sebagai kader terus mengikuti arahan mas Ketum bagaimana berkerja untuk kebaikan rakyat. Memang tidak mudah bagi mas Ketum AHY karena satu sisi mengemban amanah partai tetapi disisi lain sebagai mitra koalisi dan masuk ke jajaran Kabinet Merah Putih," ujarnya.

Karena itu, Bambang menekankan pentingnya menjaga soliditas seluruh kader Demokrat dalam menjalankan pesan tersebut. Dukungan kepada pemerintah, menurutnya, pada akhirnya harus bermuara pada upaya memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

"Komitmen itu semuanya pada intinya juga dalam rangka memperjuangkan kepentingan masyarakat Indonesia agar sejahtera. Karena itu perlu dipompa semangat para kader agar lebih giat dalam membantu dan melayani masyarakat," katanya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya