Berita

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. (Foto: Istimewa)

Politik

Teddy, Eksekutor Kunci Prabowo Tertibkan Hutan

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komitmen tegas Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan kawasan hutan serta memberantas mafia lingkungan dinilai mendapatkan momentum kuat lewat pengawalan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. 

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai Seskab Teddy tampil sangat efektif dalam mengawal setiap arah kebijakan serta harapan Presiden Prabowo, khususnya pada isu-isu krusial sektor kehutanan.

"Teddy cukup efektif dalam mengawal kebijakan dan harapan Presiden Prabowo, dan pendampingannya pada persoalan karhutla cukup krusial, terutama ketika menteri teknis yang menangani persoalan itu tidak cukup cekatan merespon," ujar Dedi di Jakarta, Kamis 10 September 2026.


Dedi menekankan bahwa posisi Teddy memiliki pengaruh signifikan dalam mengorkestrasikan pengarahan lanjutan dari Presiden. 

"Dengan sigapnya Seskab, menandai jika Teddy bisa dikategorikan sebagai tokoh tepat untuk mengintervensi sekaligus menjadi perpanjangan tangan Presiden secara langsung," tegasnya.

Lebih lanjut, konsistensi narasi yang dibangun Teddy dianggap memberi sinyal kuat bagi perbaikan tata kelola lingkungan hidup di Indonesia. Ketegasan Teddy yang selalu selaras dengan Presiden dinilai menjadi kunci utama dalam memutus rantai pelanggaran di kawasan hutan.

"Teddy sendiri sering kali bicara secara tegas dan tidak berbeda dengan Presiden, sehingga upaya penertiban pengelolaan hutan, termasuk pembersihan mafia hutan punya harapan lebih baik," lanjut Dedi.

Dedi menyimpulkan, ketegasan Presiden Prabowo yang diterjemahkan secara presisi oleh Teddy menjadi titik balik penting bagi penyelamatan aset negara dan kepastian hukum di sektor lingkungan.

"Dengan ketegasan Presiden yang diterjemahkan ulang oleh Seskab menandai gaya baru pemerintah yang lebih tegas, situasi ini potensial membawa arah kebijakan lingkungan yang lebih baik ke depan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya