Berita

Presiden Prabowo Subianto Foto (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 10:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia. 

Dia mengatakan sejumlah pakar dan institusi dunia memproyeksikan Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar dunia pada 2050.

“Intinya, masa depan kita cerah. Semua pakar, semua institusi dunia menyampaikan bahwa Indonesia tahun 2050 akan menjadi negara ke-4,” ujarnya dalam pidato di Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu malam, 9 September 2026.


"Mereka mengatakan kita akan menjadi one of the great powers,” kata Prabowo lagi. 

Meski demikian, Prabowo mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak menjadi sombong dengan berbagai proyeksi tersebut. 

Sebaliknya, masyarakat perlu menyadari besarnya potensi yang dimiliki Indonesia dan mempersiapkan diri untuk mengoptimalkannya. 

“Bukan kita. Kita tidak boleh sombong. Tapi mereka mengatakan. Kadang-kadang orang Indonesia ini tidak sadar betapa besar dan betapa potensi kuat kita,” tegasnya.

Prabowo menekankan bahwa 2050 hanya berjarak 24 tahun sehingga generasi muda saat ini akan menjadi pihak yang mengambil alih tanggung jawab bangsa. 

“Tapi yang ingin saya sampaikan, 2050 adalah 24 tahun lagi. 2050, 24 tahun lagi, itu adalah masa yang muda-muda,” ucapnya.

Menurut Prabowo, dirinya bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan bagian dari generasi yang bertugas menyiapkan estafet kepemimpinan bagi generasi berikutnya. 

“Pak SBY dan saya, ya, kita generasi ibarat kami adalah anak tangga yang akan digunakan oleh generasi lebih muda kita untuk naik, untuk mengambil alih tanggung jawab, untuk meneruskan kebangkitan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya