Berita

Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat dalam perjalanan menuju lokasi peliputan Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. (Foto: Istimewa)

Politik

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 12:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah dan tim SAR diminta menggencarkan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput di kawasan Gunung Anak Krakatau, Perairan Selat Sunda, sejak Senin, 7 September 2026.

Kelima jurnalis tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas (Antara Biro Banten), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu Agency), dan Donal (jurnalis lepasan). Mereka hilang kontak bersama tiga kru kapal cepat Arupadhatu 1 yang terdiri dari kapten, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu.

"Setiap waktu sangat berharga. Kami meminta seluruh pihak memaksimalkan sumber daya dan memperluas area pencarian. Prioritas utama adalah menemukan seluruh korban secepat mungkin dalam keadaan selamat," ujar Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Iman Sukri, Rabu, 9 September 2026.


Legislator dari Dapil Jawa Timur VII itu menegaskan keselamatan jurnalis harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, jurnalis kerap berada di garda terdepan untuk menyampaikan fakta kepada masyarakat, bahkan di lokasi rawan bencana dengan risiko keselamatan tinggi. 

“Jurnalis adalah profesi yang mulia karena mereka menjadi mata dan telinga masyarakat. Mereka bekerja untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar mengenai berbagai peristiwa. Namun, di balik tugas tersebut, keselamatan mereka juga harus benar-benar diperhatikan dan menjadi prioritas,” katanya.

Iman mendorong seluruh unsur SAR, mulai dari personel hingga armada kapal dan peralatan komunikasi, saling bersinergi agar operasi penyelamatan berjalan terukur dan optimal. “Kita berharap segera mendengar kabar baik. Semoga kelima jurnalis dan tiga orang lainnya yang berada dalam kapal tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat, tanpa kurang apa pun,” pungkas Iman.

Sebelumnya, kapal cepat Arupadhatu 1 yang membawa total delapan orang tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, menuju Gunung Anak Krakatau sebelum akhirnya dilaporkan hilang kontak. Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya