Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/ Reni Erina)

Bisnis

IHSG Anjlok 0,58 Persen di Sesi I, Sektor Kesehatan Paling Tertekan

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 12:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu siang 9 September 2026. IHSG turun 0,58 persen atau 38,947 basis point ke level 6.647,495.

Sepanjang sesi I, IHSG bergerak di rentang 6.642-6.707. Indeks dibuka di level 6.686 pada awal perdagangan.

Tekanan pasar tercermin dari pergerakan mayoritas saham. Sebanyak 355 saham melemah, sementara 268 saham menguat dan sisanya stagnan.


Saham BBCA, BIPI, dan ANTM tercatat sebagai tiga saham dengan nilai transaksi terbesar pada sesi I. 

Dari 11 sektor, mayoritas bergerak di zona merah. Sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 1,45 persen, disusul sektor teknologi (IDXTECHNO) yang turun 1,00 persen dan sektor barang konsumsi nonprimer (IDXCYCLIC) yang melemah 0,91 persen.

Sektor keuangan (IDXFINANCE) turun 0,75 persen, properti dan real estat (IDXPROPERT) melemah 0,58 persen, barang konsumen primer (IDXNONCYC) turun 0,54 persen, serta energi (IDXENERGY) terkoreksi 0,25 persen.

Sementara itu, sektor industri dasar (IDXBASIC) turun 0,31 persen. Sektor industri (IDXINDUST) menjadi salah satu sektor yang bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,07 persen.

Penguatan terbesar datang dari sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang naik 0,63 persen dan sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) yang melonjak 2,15 persen.

Di kelompok indeks utama, LQ45 turun 0,75 persen ke 660,569. Jakarta Islamic Index (JII) melemah 0,50 persen menjadi 403,483.

Indeks IDX30 juga terkoreksi 0,92 persen ke 368,153. Sebaliknya, MNC36 menguat 1,00 persen ke level 287,614.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya