Berita

Mantan Dirut bank bjb, Yuddy Renaldi (Foto: RMOL)

Hukum

KPK Kembali Periksa Mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 11:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb), Yuddy Renaldi, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa bank bjb tahun anggaran 2021-2023.

Pantauan RMOL, Yuddy tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu 9 September 2026, pukul 10.10 WIB. Ia datang didampingi sejumlah pengacaranya.

Setelah menunggu beberapa waktu, Yuddy masuk ke ruang pemeriksaan di lantai dua pada pukul 10.33 WIB.


Yuddy sebelumnya telah diperiksa penyidik KPK pada Kamis 13 Agustus 2026. Dalam perkara ini, KPK menetapkan lima tersangka.

Mereka yakni Yuddy Renaldi selaku Dirut bank bjb periode 2019-Maret 2025; Widi Hartoto selaku Pemimpin Divisi Change Management Office sekaligus Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb periode 2020-2024; Ikin Asikin Dulmanan selaku Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri dan pemilik PT Antedja Muliatama (AM); Suhendrik selaku Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WBSE); serta Elang Sophan Jaya Kusuma selaku Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB).

Empat tersangka lainnya, yakni Widi, Ikin, Suhendrik, dan Elang, telah ditahan KPK sejak 10 Agustus 2026.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan jasa agensi iklan bank bjb pada periode 2021-2023. KPK menduga terjadi penyimpangan dalam proses pengadaan tersebut yang mengakibatkan kerugian keuangan negara mencapai Rp223,6 miliar.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya