Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Public Expose

Capex Rp1,3 Triliun, HEAL Perluas Jaringan hingga Siaga Bencana

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 07:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp1,3 triliun sepanjang 2026. 

Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk memperluas jaringan rumah sakit, tetapi juga meningkatkan fasilitas dan kapasitas layanan guna mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan kesehatan masyarakat.

Direktur HEAL Yustinus Emmanuel Herawan mengatakan, sebagian capex tahun ini digunakan untuk penyelesaian pembangunan rumah sakit baru yang telah diresmikan perseroan. Dua di antaranya adalah Hermina Badung Bali sebagai rumah sakit ke-53 yang beroperasi sejak 9 April 2026 dan Hermina Kepanjen di Malang sebagai rumah sakit ke-54 yang diresmikan pada 26 Agustus 2026.


"Capex tahun ini berkisar sekitar Rp1,3 triliun, yang mana penggunaannya merupakan kombinasi antara pembangunan rumah sakit baru," kata Yustinus dalam Public Expose Live 2026, Selasa 8 September 2026.

Selain ekspansi jaringan, belanja modal tersebut diarahkan untuk merenovasi rumah sakit yang sudah beroperasi, termasuk menata fasilitas agar alur pelayanan pasien BPJS dan non-BPJS dapat dipisahkan. Perseroan juga memperkuat sejumlah layanan unggulan melalui pengadaan peralatan medis baru.

"Kami harapkan dengan pembelian alat medis ini dapat melengkapi lini layanan kami dan menguatkan Center of Excellence di rumah sakit-rumah sakit tersebut," ujar Yustinus.

Strategi memperbesar jaringan sekaligus meningkatkan kapasitas layanan menjadi semakin penting ketika kebutuhan medis meningkat akibat kondisi darurat. Hal ini terlihat dari kesiapan Hermina menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan serta potensi gangguan kesehatan akibat abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau.

Direktur Utama Medikaloka Hermina Yulisar Khiat mengatakan, sejumlah rumah sakit Hermina di Sumatra dan Kalimantan telah menerima tambahan pasien dengan keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap karhutla.

"Memang ada masuk penambahan kasus-kasus ISPA dampak kebakaran hutan di rumah sakit kami yang di Sumatra dan Kalimantan," ujar Yulisar dalam kesempatan yang sama.

Hermina juga menyiagakan fasilitasnya untuk menghadapi kemungkinan peningkatan pasien akibat aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau. Keluhan seperti sesak napas dan gangguan penglihatan akibat paparan abu menjadi perhatian perseroan.

Corporate Secretary Medikaloka Hermina Ichsan Hanafi mengatakan, kenaikan pasien dengan keluhan ISPA memang mulai terlihat di sejumlah cabang. Namun, peningkatan tersebut sejauh ini belum berada pada level darurat yang signifikan, baik pada layanan rawat jalan maupun rawat inap.

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya HEAL menjaga kapasitas layanan di tengah ekspansi bisnis yang terus dilakukan. Manajemen sebelumnya menegaskan komitmen untuk menambah sedikitnya dua rumah sakit baru setiap tahun melalui pembangunan mandiri (greenfield) maupun akuisisi (brownfield).

Dengan ekspansi jaringan, renovasi fasilitas, penambahan alat medis, serta penguatan layanan unggulan, Hermina berupaya membangun kapasitas yang tidak hanya menopang pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan jaringan rumah sakitnya tetap siap merespons perubahan kebutuhan pasien, termasuk ketika terjadi kondisi darurat kesehatan akibat bencana dan lingkungan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya