Berita

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo. (YouTube BNPB)

Pertahanan

Tiga Helikopter Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 05:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tiga helikopter CH-47 Chinook milik Jepang akan membantu Indonesia memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Ketiga helikopter tersebut ditargetkan mulai melakukan operasi water bombing pada 12 hingga 19 September 2026.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo menjelaskan, saat ini ketiga helikopter tersebut tengah diangkut menggunakan kapal JS Kunisaki dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat, pada Rabu, 9 September 2026.

Helikopter akan dipersiapkan mengikuti sistem dan flight test untuk memastikan seluruh aspek kesiapan dan keselamatan penerbangan terpenuhi.


“Helikopter Jepang tersebut direncanakan dapat digunakan dalam operasi pemadaman pada periode 12 sampai dengan 19 September 2026," kata Tri kepada wartawan, Selasa, 8 September 2026.

Berdasarkan koordinasi teknis yang telah dilakukan, Pontianak akan menjadi home base operasional penerbangan.

Jepang turut mengerahkan sekitar 180 personel yang terdiri atas kru operasi dan unsur pendukung lainnya.

"Tambahan ketiga helikopter tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan pemadaman udara yang sudah dimiliki dan dikerahkan Indonesia," kata Tri.

Meski begitu, Tri menegaskan bahwa pemerintah tetap memegang kendali penuh atas operasi penanganan karhutla di Indonesia.

"Kami berharap tambahan tiga helikopter CH-47 Chinook dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat penanganan
karhutla di Kalimantan," pungkas Tri.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya