Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

BRI Raih Penghargaan Niaga Werdhitama, Buah Dorong UMKM Tembus Pasar Global

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 21:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, dan pengembangan kapasitas yang diarahkan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap pasar.

Konsistensi BRI dalam mendorong UMKM menembus pasar global mendapatkan apresiasi dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan Kementerian Perdagangan melalui Penghargaan Niaga Werdhitama kategori Industry Trade Development Partner. 


Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi dan kemitraan BRI dalam pengembangan sumber daya manusia melalui kolaborasi penyelenggaraan pelatihan, peningkatan kompetensi pelaku usaha, serta dukungan terhadap pengembangan dan promosi ekspor.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peluncuran Trade Corporate University dan Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045 yang berlangsung di Auditorium Gedung Utama Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat.

Corporate Secretary BRI Dhanny, menyampaikan bahwa apresiasi tersebut menjadi penguatan atas komitmen BRI untuk terus mengambil peran dalam mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas pelaku UMKM. 

Pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan akses pembiayaan, tetapi juga perlu diiringi dengan penguatan kemampuan usaha agar pelaku UMKM semakin siap menghadapi perubahan dan memperluas pasar.

Melalui BRI Peduli sebagai payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI secara berkelanjutan menjalankan berbagai inisiatif pengembangan UMKM yang mencakup peningkatan kapasitas, pendampingan, hingga perluasan akses pasar. 

Berbagai program tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kompetensi sekaligus membangun fondasi bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Salah satu inisiatif tersebut diwujudkan melalui Program Pelatihan Ekspor BRI Peduli. Program ini hadir untuk mendorong pelaku UMKM memahami tahapan dan strategi memulai kegiatan ekspor, sekaligus meningkatkan kesiapan produk dan kapasitas usaha agar mampu bersaing di pasar internasional.

Dhanny menjelaskan bahwa Program Pelatihan Ekspor tidak hanya memberikan pemahaman mengenai proses ekspor, tetapi juga membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan yang relevan untuk menghadapi kebutuhan pasar global. 

Materi pelatihan mencakup strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen ekspor, riset pasar global, hingga pengemasan dan branding produk yang sesuai dengan standar internasional.

Sejak dilaksanakan pada 2024, Program Pelatihan Ekspor BRI Peduli telah memberikan pelatihan kepada 120 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia. Program ini diharapkan dapat semakin memperkuat kesiapan pelaku usaha dalam melihat peluang pasar internasional dan mendorong produk-produk lokal untuk memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Dhanny menambahkan, pengembangan kapasitas menjadi salah satu aspek penting dalam perjalanan UMKM untuk naik kelas. Karena itu, BRI akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan institusi terkait, agar program pengembangan UMKM dapat memberikan manfaat yang semakin luas dan relevan dengan kebutuhan pelaku usaha.

“Melalui kolaborasi dan program yang berkelanjutan, BRI berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh, naik kelas, dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional,” pungkas Dhanny.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya