Berita

Febrie Adriansyah selesai menjalani pemeriksaan oleh Tim 9 Kejaksaan Agung. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Hukum

Pemeriksaan Febrie Adriansyah Mengarah ke Asabri-Jiwasraya

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 19:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemeriksaan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penanganan kasus Asabri dan Jiwasraya kembali dilakukan Kejaksaan Agung, Selasa, 8 September 2026.

Salah satu yang diperiksa Tim 9 Kejagung adalah mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Pemeriksaan kali ini berfokus pada sejumlah hal yang berkaitan dengan perkara Asabri dan Jiwasraya, termasuk dugaan keterkaitan dengan sejumlah nama yang muncul dalam proses penanganan perkara tersebut.


Kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah mengatakan, kliennya diperiksa selama tujuh jam dan rampung pada pukul 16.40 WIB.

"Proses pemeriksaan Pak FA (Febrie Adriansyah) sebagai tersangka terkait penanganan kasus Asabri dan Jiwasraya berjalan secara baik dan sudah selesai sore ini," kata Febri.

Selama pemeriksaan, penyidik melayangkan sekitar 22 pertanyaan kepada Febrie. Pertanyaan tersebut terutama berkaitan dengan perkara Asabri dan Jiwasraya.

Febri mengatakan, tidak ada pertanyaan yang secara khusus mengarah pada nama-nama lain. Penyidik lebih banyak menggali hubungan Febrie dengan Tan Kian, termasuk soal dugaan penerimaan sesuatu dari pengusaha tersebut.

"Kalau pertanyaan-pertanyaan terkait dengan nama-nama lain tidak ada. Tadi lebih ke terkait dengan Tan Kian, misalnya apakah mengenal Tan Kian atau terkait dengan apakah pernah ada penerimaan dari Tan Kian seperti itu," jelasnya.

Dalam pemeriksaan itu, Febrie kembali menegaskan tidak pernah menerima apa pun dari Tan Kian.

Usai menjalani pemeriksaan, Febrie keluar melalui pintu belakang Gedung Utama Kejagung. Tidak seperti pemeriksaan sebelumnya yang berlangsung hingga malam hari, kali ini Febrie keluar sekitar pukul 16.40 WIB.

Febrie tidak memberikan keterangan kepada awak media. Ia hanya sempat melempar senyum sebelum kemudian dibawa menggunakan mobil tahanan untuk kembali ke Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya