Berita

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Imbau Masyarakat Tak Lakukan 'Panic Buying' Imbas Abu Vulkanik

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 15:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR RI mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying alat kesehatan, khususnya masker, menyusul fenomena meningkatnya kebutuhan masker akibat abu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, masyarakat perlu tetap tenang dan mengutamakan penerapan protokol kesehatan untuk melindungi diri dari dampak abu vulkanik.

"Ya panic buying kan untuk kesehatan. Imbauan sudah kita angkat keluar," kata Cucun kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 8 September 2026. 


Menurutnya, kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang terdampak abu vulkanik.

Cucun juga mengingatkan agar kebutuhan alat kesehatan tidak disikapi secara berlebihan sehingga memicu kelangkaan dan menyulitkan masyarakat lain yang membutuhkan.

Karena itu, masyarakat diminta tetap mengikuti imbauan pemerintah dan menggunakan alat pelindung diri, termasuk masker, secara bijak sesuai kebutuhan.

“Cuma orang yang disiplin menjalankan protokol kesehatan pasti akan menjalankan itu,” pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya