Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) Foto: RMOL/Faisal Aristama

Politik

Puan Minta Pemerintah Kompak Hadapi Bencana, BNPB Jadi Leading Sector

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 14:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat mitigasi dan penanganan bencana secara terpadu menyusul berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Puan mengingatkan, Indonesia berada di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik sehingga memiliki potensi bencana alam yang cukup tinggi.

Menurutnya, pemerintah telah melakukan berbagai upaya mitigasi dan antisipasi dari waktu ke waktu. Namun, faktor alam membuat waktu, lokasi, maupun durasi bencana tidak selalu dapat diprediksi secara pasti.


"Ya, Indonesia masuk dalam lingkaran Ring of Fire. Karenanya, memang dari masa ke masa, dari tahun ke tahun, pemerintah itu sudah melakukan mitigasi dan antisipasi untuk melakukan semua hal terkait dengan hal tersebut antisipasinya itu secara terpadu," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 8 September 2026.

Puan menilai kondisi tersebut membuat penanganan bencana harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak dibebankan kepada satu instansi atau kementerian/lembaga (K/L).

"Namun, karena ini memang alam, kita tidak bisa melakukan antisipasi dan mitigasi itu di mana, kapan terjadinya, dan kapan selesainya. Jadi, memang kemudian kalau terjadi hal yang sekarang terjadi, ya memang kemudian kita harus melakukannya itu secara terpadu," ujarnya.

"Tidak bisa dilakukan oleh satu instansi atau K/L saja, namun harus dilakukan secara bersama-sama," tegasnya.

Karena itu, legislator PDIP tersebut mendorong penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, baik dalam mitigasi maupun penanganan ketika bencana terjadi.

"Karenanya, kami mengharapkan pemerintah atau kementerian lembaga (K/L) bisa melakukan mitigasi ke depannya itu dilakukannya secara bersama-sama. Dan biasanya dikoordinasi oleh para Menko, kemudian dilakukan secara bersama-sama oleh semua kementerian atau K/L," jelas Puan.

Selain koordinasi lintas K/L, Puan menilai diperlukan satu institusi yang menjadi leading sector agar penanganan bencana berjalan lebih terarah dan cepat.

Ia menyebut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pernah menjalankan fungsi tersebut ketika dirinya berada di pemerintahan.

"Dan dulu, waktu saya berada di pemerintah, yang menjadi lead-nya itu adalah BNPB. Jadi, dengan situasi seperti ini, saya mengharapkan bisa dilakukan lagi hal seperti itu, ada salah satu leading sector yang melakukan hal tersebut untuk segera mengantisipasi hal ini sehingga bisa segera selesai," pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya