Berita

James Karnadi dalam Forum APEC TELCA 2026 di Shenzhen, Tiongkok. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Agenda Industrialisasi Hijau Indonesia Bergaung di Forum APEC TELCA 2026

Pernyataan James Karnadi Disambut Standing Ovation
SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 22:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kesenjangan akses terhadap teknologi hijau menjadi salah satu perhatian dalam Highlevel Meeting on APEC Technologies Empower Low Carbon Action (TELCA) 2026 di Shenzhen, Tiongkok.

Isu tersebut disampaikan diaspora Indonesia yang juga politikus muda Partai Golkar James Karnadi. Di hadapan peserta dari berbagai ekonomi anggota APEC, ia mengingatkan bahwa percepatan transisi rendah karbon dapat menimbulkan kesenjangan baru apabila teknologi hanya tersedia bagi negara yang memiliki modal dan infrastruktur memadai.

Menurut James, negara berkembang membutuhkan lebih dari sekadar komitmen untuk menurunkan emisi. Akses terhadap pembiayaan, transfer pengetahuan, pengembangan sumber daya manusia, serta kemitraan jangka panjang diperlukan agar teknologi rendah karbon dapat benar-benar diterapkan.


Pandangan tersebut relevan bagi Indonesia yang sedang menyeimbangkan kebutuhan pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, ketahanan energi, dan komitmen lingkungan. 

“Dengan skala ekonomi serta posisi strategisnya di kawasan, Indonesia berpeluang menjadi penghubung antara negara pengembang teknologi dan negara berkembang yang membutuhkan solusi terjangkau,” kata James dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Dalam penyampaiannya, James juga menekankan bahwa kerja sama teknologi sebaiknya tidak berhenti pada penjualan produk. Kemitraan perlu mencakup pengembangan kapasitas lokal agar setiap negara mampu mengoperasikan, menyesuaikan, dan pada akhirnya ikut mengembangkan teknologi tersebut.

Pernyataan itu mendapat sambutan positif dari peserta forum. Sejumlah delegasi memberikan tepuk tangan berdiri pada akhir sesi, terutama saat James menyinggung pentingnya memastikan transisi hijau tidak meninggalkan negara berkembang dan generasi muda.

APEC TELCA 2026 diikuti lebih dari 40 peserta dari 18 ekonomi anggota APEC. Forum tersebut mempertemukan pembuat kebijakan, akademisi, organisasi internasional, dan sektor swasta untuk membahas peta jalan teknologi rendah karbon, aksesibilitas, serta kemitraan lintas negara.

Kehadiran perwakilan muda Indonesia dalam forum itu turut memperlihatkan perubahan dalam diplomasi kawasan. Pembahasan mengenai teknologi dan iklim tidak lagi hanya berlangsung di antara pemerintah, tetapi mulai melibatkan generasi baru serta pelaku nonpemerintah yang akan berhadapan langsung dengan dampak kebijakan tersebut.


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya