Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Prabowo Wanti-wanti Karhutla Tak Boleh Masuk Zona Inti IKN

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 20:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mewanti-wanti agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak boleh sampai merembet ke zona inti Ibu Kota Negara (IKN). 

"Yang harus diperhatikan juga kebakaran yang dekat IKN itu harus diperhatikan," kata Prabowo dalam rapat penanganan bencana pada Senin, 7 September 2026.

"Jangan sampai kebakaran itu sampai ke zona inti," tambah presiden.


Untuk mengantisipasi meluasnya karhutla, Prabowo meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkoordinasi dengan TNI terkait pengaturan penempatan helikopter angkut berat militer jenis Chinook.

"Nanti didiskusikan ya dengan Panglima TNI, nanti posisi Chinook-Chinook sebaiknya ada di mana," kata Prabowo kepada Kepala BNPB Suharyanto.

Sebelumnya, BNPB mencatat lahan gambut seluas 734,81 hektar yang tersebar di enam provinsi masih dalam proses pemadaman akibat karhutla. 

Total lahan yang terbakar di Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, hingga Jambi mencapai 72.008 hektar, sementara 71.274,29 hektar di antaranya telah berhasil dipadamkan.

Suharyanto menjelaskan, luas area yang terbakar masih bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.

Terlebih, penanganan karhutla di lahan gambut memiliki tantangan tersendiri karena titik api baru dapat kembali muncul, termasuk bara yang berpotensi menyala kembali di area yang sebelumnya telah dipadamkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya