Berita

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). (Foto: PPID)

Nusantara

PJJ di Jakarta Diperpanjang Hingga Besok

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 18:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Meski kondisi abu vulkanik di Jakarta menunjukkan penurunan signifikan, Pemprov DKI memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan hingga Selasa, 8 September 2026.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Kondisi udara Jakarta membaik, tetapi abu vulkanik masih ditemukan di sejumlah wilayah sehingga diperlukan tambahan waktu untuk memastikan keamanan peserta didik.

“Abu vulkaniknya sudah mengalami penurunan yang luar biasa. Tetapi di beberapa daerah masih ada, dan kami masih memerlukan waktu satu hari untuk memperpanjang PJJ ini sampai dengan besok,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Senin, 7 September 2026.


PJJ berlaku bagi seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta, mulai dari PAUD, SKB/PKBM, SLB, SD, SMP, SMA, hingga SMK. Ketentuan ini akan ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Pemprov DKI terus melakukan penanganan abu vulkanik melalui penyemprotan water mist. Sebanyak 94 tangki dan lebih dari 200 personel dikerahkan, melibatkan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Lingkungan Hidup, serta perangkat daerah terkait.

“Water mist itu terus kita lakukan sampai dengan besok. Kami bahkan sudah meminta kepada gedung-gedung yang mempunyai fasilitas water mist untuk bisa dilakukan itu. Jadi, Jakarta tetap mengadakan itu, dan pembagian masker tetap kita tindaklanjuti,” ungkap Gubernur Pramono.

Pemprov DKI juga memastikan tidak ada kebijakan baru terkait pola kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). ASN tetap bekerja seperti biasa dengan tetap memperhatikan penggunaan masker saat beraktivitas.

Terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Pemprov DKI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait. OMC dapat dilakukan apabila kondisi awan memungkinkan.

“Kami melakukan segala upaya. Doa, salat, dan sebagainya kita lakukan, termasuk OMC. Kalau bisa dilakukan, saya sudah minta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang memang punya kewenangan itu untuk melakukan OMC,” tandas Pramono.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya