Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (Foto: Istimewa)

Politik

Sahroni Prihatin Marak Hoaks terkait Kunjungan Prabowo ke Rusia

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 17:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Viral beredar beragam video hoaks yang mem-framing agenda kenegaraan rombongan Presiden Prabowo saat mengunjungi Rusia beberapa waktu lalu. 

Seperti saat Presiden Putin disebut tidak mengindahkan salaman Presiden Prabowo, lalu Menteri Luar Negeri Sugiono menundukkan kepala seolah-olah tertidur saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11. 

Padahal Sugiono sedang membuka dan membaca buku catatan kecil bersampul merah. Berdasarkan bukti rekaman utuh ini, tudingan yang menyebut sang menteri tertidur dipastikan tidak berdasar.


Merespons hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni turut menyayangkan banyaknya misinformasi yang merusak iklim demokrasi Indonesia. Ia melihat maraknya hoaks justru mengaburkan kritik bagus yang diberikan masyarakat.

“Hoaks-hoaks seperti ini berbahaya dan mengadu domba, dan justru akan sangat mengaburkan iklim demokrasi di Indonesia. Jadi akan sangat mengaburkan mana kritik yang bagus, dan yang mana yang hoaks dan ujaran kebencian. Jadi nanti begitu ada yang kritik bagus malah ujung-ujungnya dikira ujaran kebencian,” ujar Sahroni dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Legislator Nasdem ini meminta aparat berwajib turut mengusut para pelaku pembuat hoaks ini, agar menimbulkan efek jera bagi para pelakunya.

“Karena ruang informasi kita sudah terlalu sering ditimpa kritik tipe hoaks semacam ini. Saya rasa pihak berwajib, yaitu kepolisian, harus mulai fokus menyisir hal-hal seperti ini yang terjadi di media sosial, jangan dibiarkan dan ditoleransi. Sedikit banyak harus diberi efek jera,” demikian Sahroni.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya