Berita

Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Syaidu Solihin (Tangkapan layar dari siaran webinar Public Expose Live 2026)

Bisnis

Investor Pasar Modal Melonjak, BEI Minta Emiten Tak Pelit Informasi

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 10:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jumlah investor pasar modal Indonesia terus meningkat dan kini telah menembus lebih dari 31 juta investor. Pertumbuhan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan keterbukaan informasi yang semakin jelas, akurat, dan mudah dipahami.

Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Syaidu Solihin mengatakan, kepercayaan merupakan fondasi penting dalam perkembangan pasar modal. Karena itu, perusahaan tercatat perlu menjaga kepercayaan investor melalui penyampaian informasi secara konsisten.

"Kepercayaan merupakan fondasi penting bagi pasar modal. Kepercayaan tersebut perlu terus kita jaga melalui keterbukaan informasi yang jelas, akurat, dan konsisten," kata Syaidu dalam pembukaan webinar Public Expose Live 2026, Senin 7 September 2026.


Menurutnya, informasi menjadi dasar bagi investor untuk memahami perusahaan tempat mereka menanamkan modal. Investor perlu mengetahui kondisi usaha, pertumbuhan perusahaan, hingga bagaimana manajemen mengelola risiko dan mempersiapkan bisnis menghadapi masa depan.

Syaidu menyebut pertumbuhan jumlah investor dalam lima tahun terakhir cukup signifikan. Jika sebelumnya jumlah investor pasar modal berada di kisaran 7,4 juta, kini angkanya telah mencapai lebih dari 31 juta investor.

Adapun rata-rata investor aktif saham secara bulanan tercatat sekitar 1,4 juta investor.

"Pertumbuhan ini patut kita syukuri. Namun pada saat yang sama, semakin luas partisipasi masyarakat, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk memastikan tersedianya informasi yang dapat diakses dan dipahami oleh investor dengan beragam latar belakang," ujarnya.

Tantangan tersebut semakin besar di tengah derasnya arus informasi digital. Syaidu mengingatkan investor untuk tidak serta-merta menggunakan setiap informasi yang beredar sebagai dasar pengambilan keputusan.

"Di tengah derasnya arus informasi digital, investor menghadapi tantangan untuk menilai informasi yang mereka terima. Informasi yang cepat beredar perlu ditelaah dengan cermat agar dapat digunakan secara tepat," katanya.

Karena itu, investor didorong memanfaatkan keterbukaan informasi resmi dan penjelasan manajemen perusahaan sebagai bahan analisis sebelum mengambil keputusan investasi.

BEI berharap peningkatan jumlah investor juga diikuti dengan pemahaman yang lebih baik terhadap kondisi dan prospek perusahaan. Dengan demikian, pertumbuhan partisipasi masyarakat di pasar modal dapat berjalan seiring dengan penguatan integritas dan kepercayaan investor.


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya