Berita

Ilustrasi. (Foto: Generate AI)

Bisnis

Rupiah Melemah Saat Harga Minyak Kembali di Atas 90 Dolar AS

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 09:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar Rupiah kembali melemah pada perdagangan awal pekan, Senin 7 September 2026. Tekanan terhadap Rupiah terjadi di tengah penguatan indeks Dolar AS dan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.30 WIB, Rupiah berada di level Rp17.666 per Dolar AS, melemah 24 poin atau 0,14 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan indeks Dolar AS turut dipengaruhi meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Kondisi tersebut kemudian mendorong kenaikan harga minyak dunia kembali di atas 90 Dolar AS per barel.


“Ketegangan di Timur Tengah, membuat harga minyak mentah kembali di atas 90 Dolar AS per barel. yang membuat rupiah kembali melemah,” kata Ibrahim dalam keterangannya.

Dikutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent berjangka naik 52 sen atau 0,54 persen menjadi 96,80 Dolar AS per barel pada pukul 23.54 GMT.

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 66 sen atau 0,72 persen menjadi 92,14 Dolar AS per barel.

Ibrahim memperkirakan pergerakan Rupiah pada awal pekan masih akan fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

“Untuk perdagangan Senin mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp17.640 - Rp17.690. Sedangkan untuk sepekan depan dirange Rp17.550-Rp17.850,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya