Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Bursa Asia Hijau Saat Investor Cermati Eskalasi Konflik AS-Iran

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada Senin, 7 September 2026, di tengah perhatian investor yang tertuju pada meningkatnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Pada pembukaan awal pasar, indeks Nikkei 225 Jepang terpantau menguat hampir 1 persen, sementara Topix naik 0,55 persen. 

Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak 3,09 persen dan Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil naik 1,33 persen.


Bursa Australia bergerak lebih terbatas. Indeks S&P/ASX 200 berada di zona datar setelah sebelumnya ditutup di level 9.005,90. 

Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di sekitar level 25.667, sedikit di atas penutupan sebelumnya di 25.650,87.

Penguatan bursa Asia terjadi ketika investor mencermati perkembangan terbaru konflik AS-Iran. AS dilaporkan menyerang tiga kapal tanker minyak Iran setelah menyatakan kapal perangnya menjadi sasaran rudal balistik.

Situasi tersebut menambah kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Perang AS-Iran sebelumnya telah mendorong harga energi melonjak dan membuat investor mewaspadai dampaknya terhadap inflasi serta perekonomian global.

Menteri Energi AS Chris Wright juga mengatakan kesepakatan nuklir dengan Iran kemungkinan tidak akan tercapai dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut menambah ketidakpastian mengenai arah konflik dan upaya diplomatik antara Washington dan Teheran.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya