Berita

Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Penjaminan dan Resolusi Perbankan, Doddy Zulverdi. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Likuiditas Bank Masih Terjaga

LPS Catat AL/DPK di Atas 23 Persen
MINGGU, 06 SEPTEMBER 2026 | 23:40 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kondisi likuiditas perbankan nasional masih aman meski pertumbuhan kredit mengalami akselerasi. Data hingga Juli 2026, rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) perbankan masih berada di atas 23 persen.

Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Penjaminan dan Resolusi Perbankan, Doddy Zulverdi mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan likuiditas bank masih terjaga. Rasio AL/DPK tersebut juga masih jauh di atas standar yang umumnya berada di level 10 persen.

“Indikator-indikator yang kita dapat dari laporan-laporan bank sampai dengan data Juli itu masih mengindikasikan rasio likuiditas bank itu masih bagus,” kata Doddy di Bandar Lampung, Minggu 6 September 2026. 


Selain AL/DPK, indikator alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) juga masih berada di atas 100 persen.

“AL/DPK, rasio alat likuid terhadap DPK, itu angkanya masih di atas 23 persen ya. Standarnya 10 persen biasanya. Itu masih di atas. Terus ada lagi indikator yang namanya AL/NCD (alat likuid terhadap non-core deposit), itu pun sudah masih di atas 100,” kata Doddy.

Menurut Doddy, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) hingga Juli juga kembali membaik setelah sempat turun di bawah 10 persen. Pertumbuhan DPK kini kembali berada di atas 10 persen.

Ia menjelaskan, akselerasi kredit tidak serta-merta menekan likuiditas perbankan. Penyaluran kredit justru dapat menciptakan tambahan simpanan ketika dana kredit masuk ke rekening nasabah.

Selain ekspansi kredit, sumber likuiditas perbankan juga berasal dari pengeluaran pemerintah, transaksi luar negeri, aliran modal masuk, serta operasi moneter Bank Indonesia.

“Meski memang kredit ada akselerasi tapi sebenarnya kredit yang terakselerasi itu positif sepanjang kemudian dia menciptakan simpanan,” kata Doddy.

Dengan kondisi tersebut, LPS menilai likuiditas perbankan masih cukup kuat untuk mendukung pertumbuhan kredit tanpa menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi likuiditas nasional.

“Sehingga kemudian seharusnya tidak perlu kita khawatirkan karena sumber-sumber pendanaan baik dari operasi moneter, dari ekspansi pengeluaran pemerintah, dan dari aliran masuk modal yang jelas sekarang sudah mulai masuk,” pungkas Doddy.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya