Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Global

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2026 | 15:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman serangan terhadap Iran. 

Kali ini, Trump menyebut Washington dapat menghantam Gunung Pickaxe, sebuah situs yang berada di dekat fasilitas pengayaan uranium Natanz, dalam waktu dekat.

"Kita mungkin akan segera menyerang Pickaxe,” kata Trump dalam sebuah pernyataan, dikutip Minggu, 6 September 2026.


Gunung Pickaxe diketahui merupakan situs yang sangat diperkuat dan memiliki dua kompleks terowongan yang berada jauh di bawah tanah. 

Lokasinya berada di dekat fasilitas pengayaan uranium Natanz yang sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat serangan.

AS disebut masih melancarkan serangan secara berkala terhadap kemampuan militer Iran, meski Trump menilai saat ini tidak sedang terjadi pertempuran aktif.

“Kami tidak sedang berkelahi sekarang. Tidak ada perkelahian,” kata Trump, sembari mengklaim AS mengendalikan lalu lintas di Selat Hormuz dan telah menghancurkan radar, pesawat, serta sistem militer Iran yang melindungi jalur strategis tersebut.

Trump juga mengklaim intervensi militer AS telah menggagalkan upaya Iran mengembangkan senjata nuklir. 

“Mereka tidak akan memiliki senjata nuklir. Itulah yang telah kita lakukan,” jelasnya.

Menurut Trump, pencegahan Iran memiliki senjata nuklir merupakan tujuan utama operasi Washington di kawasan tersebut.

Saat ditanya mengenai kapan konflik akan berakhir, Trump tidak memberikan batas waktu. Ia justru mengklaim Washington telah mencapai tujuan utamanya. 

"Kita sudah memenangkan hal besar: tidak akan ada senjata nuklir,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa bahkan jika AS menarik diri segera, Iran akan membutuhkan waktu 25 tahun untuk membangun kembali negaranya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya