Berita

Ilustrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Jangan Jadikan Desil DTSEN Acuan Tunggal Penyaluran Bansos dan Bantuan Pendidikan

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 04:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta jangan menjadikan data desil Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai satu-satunya acuan menentukan kelayakan penerima bantuan sosial (Bansos) dan bantuan pendidikan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem Nova Harivan Paloh saat menyampaikan pandangan umum fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD 2026 dan Ranperda Kabupaten/Kota Layak Anak dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta.

“Penggunaan data desil DTSEN seharusnya bukan sebagai satu-satunya acuan kelayakan Bansos dan bantuan pendidikan,” kata Nova, dikutip dari laman DPRD DKI, Sabtu 5 September 2026.


Fraksi NasDem menilai, perlu mekanisme verifikasi yang mampu memastikan data penerima Bansos dan bantuan pendidikan sesuai dengan kondisi masyarakat.

Menurut Fraksi NasDem, penggunaan data DTSEN sebagai dasar penentuan penerima bantuan perlu dilengkapi dengan proses verifikasi faktual yang melibatkan unsur masyarakat dan satuan pendidikan.

Cara itu untuk mengantisipasi data yang tidak lagi sesuai dengan kondisi terkini. Memastikan bantuan pemerintah diterima warga yang memang memenuhi kriteria dan membutuhkan.

“Kombinasikan data DTSEN dengan verifikasi faktual lapangan oleh Dasawisma, pihak sekolah, serta pengurus RT/RW. Dilengkapi dengan musyawarah kelurahan dan kanal sanggah publik,” kata Nova.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya