Berita

Kantor Pusat PT Agrinas Palma Nusantara (APN)(Persero) di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Demo Kantor Agrinas Diduga Ditunggangi Oknum

KTNA Minta Aparat Usut Aktor Intelektual
KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 17:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) mengecam keras aksi demonstrasi di Kantor Pusat PT Agrinas Palma Nusantara (APN)(Persero) di Jakarta pada Rabu 2 September 2026 yang diduga kuat ditunggangi oleh oknum tertentu.

Ketua KTNA Abdul Gani menyampaikan prihatin atas tindakan sejumlah oknum yang memanfaatkan nama serta kepentingan masyarakat Riau demi memuluskan agenda pribadi maupun kelompok tertentu.

“Siapa pun boleh melakukan unjuk rasa atau demonstrasi, tapi yang memprihatinkan apabila ditunggangi alias dilakukan oleh oknum," kata Gani dalam siaran persnya, Kamis 3 September 2026.


Gani menegaskan bahwa pihaknya merupakan perwakilan masyarakat tani yang selama ini benar-benar mengelola lahan secara legal di lapangan.

Oleh karena itu, ia menolak keras tindakan manipulatif yang menggunakan nama rakyat Riau sebagai tameng atau komoditas politik semata.

“Kami tidak rela nama masyarakat dijual, diperalat, atau dijadikan tameng untuk kepentingan pihak tertentu," kata Gani. 

Ia mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan memproses hukum pihak-pihak yang berupaya menekan pengelolaan APN.

"Tindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat," kata Gani. 

Lebih jauh, KTNA menyampaikan dukungan terbuka kepada Direktur Kepatuhan dan Keberlanjutan Agrinas Palma Nusantara yang dinilai konsisten menjaga integritas, membela kepentingan rakyat, dan mencari solusi berkeadilan di lapangan.

“Jangan biarkan masyarakat Riau dijadikan alat oleh oknum tertentu," kata Gani.

Terakhir, KTNA melayangkan desakan khusus kepada Presiden untuk menepati janji dalam mengutamakan kesejahteraan kelompok tani.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya