Berita

Aplikasi TikTok dan Tokopedia. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Bisnis

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

MINGGU, 30 AGUSTUS 2026 | 21:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

TikTok Pte. Ltd. dan PT Tokopedia resmi digugat secara perwakilan kelompok (class action) ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dengan nilai sengketa mencapai Rp1,2 triliun.

Berdasarkan penelusuran redaksi di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan, gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 1025/Pdt.G/2026/PN JKT.SEL per Senin, 24 Agustus 2026.

Dua orang warga yakni M. Nurul Anwar dan Ari Rahmad Afandi bertindak sebagai pihak penggugat dengan menunjuk Hefi Irawan sebagai kuasa hukum.


Selain PT Tokopedia dan TikTok Pte. Ltd. selaku tergugat, terdapat empat instansi negara yang diseret sebagai turut tergugat. Keempatnya yakni Kementerian Perdagangan (Kemendag), Komisi VII DPR RI, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Presiden Republik Indonesia.

Nilai sengketa yang dituntut dalam perkara ini fantastis, mencapai Rp1.212.856.398.800 atau sekitar Rp1,2 triliun. Meski begitu, rincian petitum gugatan belum ditampilkan dalam sistem SIPP.

Surat gugatan sendiri tercatat telah ditandatangani sejak Selasa, 18 Agustus 2026.

Hingga kini perkara tersebut telah memasuki tahap persidangan awal. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada Senin, 7 September 2026 mendatang di Ruang Sidang 02 PN Jakarta Selatan dengan agenda pemanggilan para pihak.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya