Berita

Tenaga Ahli Bidang Komunikasi dan Kehumasan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH RI), Fariza Y. Irawady. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Negara-Negara Besar ini Ternyata Berebut Pasar Halal di Indonesia

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 14:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pasar halal Indonesia menjadi incaran pelaku usaha asing seiring besarnya jumlah konsumen muslim di Tanah Air. China, Korea Selatan, hingga Thailand disebut agresif menyiapkan produk halal untuk masuk ke pasar Indonesia.

Tenaga Ahli Bidang Komunikasi dan Kehumasan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH RI), Fariza Y. Irawady, mengatakan Indonesia memiliki hampir 260 juta penduduk muslim dari total 291 juta jiwa.

“Sehingga kita adalah pasar konsumen halal terbesar di dunia. Data ini aja kalau dibaca oleh pebisnis, ini sudah akan menggairahkan mereka,” kata Fariza dalam Pekan Halal Nasional di Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026. 


Menurutnya, besarnya pasar tersebut membuat sejumlah negara mulai membangun ekosistem bisnis halal untuk merebut konsumen Indonesia.

“Thailand siap bangun jaringan bisnis halal di Indonesia. Restoran Korea garap produk halal demi masuk pasar Indonesia. China agresif garap produk halal di Indonesia,” ujarnya.

Fariza mengungkapkan, agresivitas tersebut terlihat dari banyaknya produsen asing yang tengah mengurus sertifikasi halal untuk masuk ke Indonesia.

Saat melakukan assessment terhadap sebuah lembaga halal di Korea Selatan, ia mendapat informasi terdapat 250 produsen halal Korea yang mengantre untuk masuk ke pasar Indonesia.

“Dia menyatakan bahwa saat ini di lembaga halalnya sudah mengantri 250 produsen halal, kosmetik, makanan, minuman yang Korea yang akan masuk ke Indonesia,” katanya.

Sementara dari China, Fariza menyebut jumlahnya jauh lebih besar. Dalam kunjungannya ke negara tersebut sebulan sebelum ke Korea Selatan, ia mendapat informasi mengenai 250 ribu produsen China yang akan masuk ke Indonesia dengan mengurus sertifikat halal.

“Sebulan sebelumnya saya juga ke China, itu ada 250 ribu produsen China yang akan masuk ke Indonesia menggunakan sertifikat halal,” ujarnya.

Agresivitas Korea Selatan juga ditunjukkan melalui rencana pembangunan Korea Halal Center di Fatmawati. Lokasi tersebut akan menjadi showcase produk kosmetik, makanan, dan minuman Korea.

“Bayangkan sebegitu intensifnya mereka untuk masuk ke Indonesia,” tegas Fariza.

Karena itu, Fariza meminta pelaku usaha dalam negeri tidak melihat kewajiban sertifikasi halal sebagai beban. Kewajiban halal yang berlaku penuh mulai 18 Oktober 2026 justru dinilai dapat menjadi peluang untuk memperkuat daya saing produsen Indonesia.

“Jangan dianggap ini sebagai beban. Karena kalau Anda tidak memanfaatkan peluang ini, lihat data yang tadi. Para pelaku usaha dari Thailand, para pelaku usaha dari China, para pelaku usaha dari Korea Selatan,” pungkasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya