Berita

Massa aksi sempat membakar Pos Polisi Satlantas Wilayah Jakarta Barat di bawah Flyover Slipi, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, pada Kamis malam, 27 Agustus 2026 (Foto: Dok Istimewa)

Presisi

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 11:34 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kelompok perusuh atau pengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) diduga menjadi pihak yang melakukan perusakan hingga pembakaran sejumlah fasilitas publik di sekitar kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis malam 27 Agustus 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, situasi di lokasi sempat mengalami peningkatan eskalasi pada Kamis sore hingga malam.

Menurut Budi, sebagian massa yang datang tidak lagi menyampaikan aspirasi, melainkan melakukan kericuhan dengan mencoba membakar dan mendorong pagar utama Gedung DPR/MPR RI.


"Itu adalah ulah kelompok perusuh atau pengganggu kamtibmas," ujar Budi kepada wartawan, Jumat 28 Agustus 2026.

Perusakan dan pembakaran tidak hanya terjadi di depan Gedung DPR/MPR RI, tetapi juga di sejumlah titik lainnya.

"Setelah melihat eskalasi dan mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang sudah memasuki malam hari, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, serta untuk menjamin aktivitas masyarakat umum tidak dirugikan, Polri mengambil langkah pendekatan secara bertahap," jelasnya.

Untuk membubarkan massa, polisi terlebih dahulu melakukan pendekatan persuasif dengan menyemprotkan air menggunakan water cannon.

Namun, massa kemudian menyebar dan melakukan perusakan di sejumlah wilayah.

"Tindakan perusakan tentunya dapat merusak ketertiban dan keteraturan sosial. Hal ini sangat merugikan karena ketika fasilitas umum dirusak, pada akhirnya dapat menyebabkan terganggunya pelayanan kepada masyarakat umum," ungkapnya.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya