Berita

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, saat mengikuti pertemuan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy membahas rencana integrasi program Sekolah Rakyat dan MBG, di Jakarta, Rabu (26/8/2026). (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Kemensos-Bappenas Bahas Integrasi Sekolah Rakyat dan Program MBG

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 08:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana integrasi program Sekolah Rakyat dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dibahas Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bertemu dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta, Rabu 26 Agustus 2026, untuk membahas rencana tersebut.

Agus Jabo mengatakan, integrasi Sekolah Rakyat dengan MBG diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program sekaligus memperkuat akuntabilitas tata kelolanya.


"Jadi kita mau sinergikan dengan MBG. Jadi nanti kesinambungannya pas dan akuntabilitasnya juga pas," ujar Agus Jabo dalam keterangan tertulis Humas Kemensos, Jumat 28 Agustus 2026.

Menurutnya, pembahasan selanjutnya akan mencakup kepastian hukum dan tata laksana program, termasuk koordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Rencana integrasi tersebut akan dibahas lebih lanjut, termasuk terkait regulasi, mekanisme pelaksanaan, dan koordinasi dengan SPPG," katanya.

Sementara itu, Rachmat menilai pemanfaatan fasilitas Sekolah Rakyat perlu direncanakan sejak awal, termasuk keberlanjutan penggunaan asrama dan sarana pendukung lainnya.

"Nanti dormitory dipakai untuk apa? Itu harus dipikirkan dari sekarang," tutur Rachmat.

Selain integrasi program, pertemuan tersebut juga membahas penanganan bencana di sejumlah daerah.

Agus Jabo menyampaikan perlunya penguatan kesiapan logistik dan dukungan anggaran agar Kemensos dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara cepat saat terjadi bencana.

"Karena tanggap darurat itu kuncinya kecepatan," ujarnya.

Ia mencontohkan pengalaman penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), ketika distribusi logistik dari gudang menghadapi kendala akibat kondisi cuaca dan transportasi.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Kemensos melakukan pembelian logistik dari lokasi yang lebih dekat dengan pengungsian agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

"Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Kemensos melakukan pembelian logistik di lokasi yang lebih dekat dengan pengungsian," kata Agus Jabo.

Menanggapi hal itu, Rachmat mengatakan kebutuhan penanganan bencana akan dibahas lebih lanjut secara teknis antara Kemensos dan Bappenas sebelum masuk ke mekanisme pengajuan formal.

"Kita bahas dulu secara teknis, kemudian kita tindak lanjuti sesuai mekanisme yang ada," ujar Rachmat.

Pembahasan juga mencakup penanganan bencana di Aceh dan Flores, termasuk kebutuhan pada masa transisi dari tanggap darurat menuju rehabilitasi dan rekonstruksi.

Kemensos dan Bappenas selanjutnya akan melanjutkan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya