Berita

Ilustrasi pergerakan IHSG. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Respons Positif RUU Perampasan Aset, IHSG Melesat 1,81 Persen

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 16:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Kamis 27 Agustus 2026.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup di level 6.521, melonjak 116 poin atau 1,81 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Volume transaksi tercatat mencapai 35 miliar saham dengan nilai transaksi Rp13 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 1,9 juta kali, sementara kapitalisasi pasar menjadi Rp11.471 triliun.


Sebanyak 553 saham menguat, 96 saham melemah, dan 138 saham lainnya stagnan.

Di sisi lain, nilai tukar Rupiah ditutup melemah. Mengutip data Bloomberg, Rupiah bergerak ke level Rp17.744 per Dolar AS, melemah 19 poin atau 0,11 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan, indeks Dolar AS menguat karena adanya sentimen positif dari perkembangan diplomasi di Timur Tengah dan Amerika Serikat (AS).

“Ada harapan bahwa pembicaraan antara Iran dan Qatar dapat membuka kembali Selat Hormuz yang vital dan mengurangi gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah,” kata Ibrahim dalam risetnya.

Saat ini Iran dan Oman sedang memfinalisasi perincian kesepakatan untuk mengendalikan Selat Hormuz. Hal tersebut menyusul pernyataan Garda Revolusi Iran bahwa kedua negara telah menyepakati pembagian akses serta pendapatan dari jalur perairan yang menghubungkan negara-negara produsen minyak utama di kawasan Teluk dengan pasar dunia.

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani dijadwalkan bertolak ke Iran pada hari ini untuk memulai kembali pembicaraan diplomatik untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir enam bulan.

AS juga telah menghentikan serangan terhadap Iran selama sekitar satu bulan, namun tetap berupaya memberikan tekanan ekonomi yang lebih besar terhadap Iran.

“Langkah ini telah meningkatkan harapan investor akan meredanya gangguan pasokan dari kawasan Teluk,” jelasnya.

Sementara dari dalam negeri, pasar disebut merespons aksi demonstrasi di depan Gedung DPR hari ini, dengan anggota DPR menemui langsung massa aksi untuk mendengarkan aspirasi, termasuk tuntutan agar RUU Perampasan Aset segera disahkan.

“Pasar merespons positif terhadap aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI yang berlangsung secara tertib dan damai tanpa kerusuhan, dengan sejumlah anggota DPR menemui langsung massa aksi untuk mendengarkan aspirasi,” jelasnya.

Pada saat bersamaan, DPR RI tetap menjalankan agenda sidang paripurna yang salah satunya mencakup laporan Komisi III mengenai perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset.

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, DPR masih memiliki waktu sekitar empat hingga lima bulan untuk menuntaskan seluruh proses pembahasan RUU tersebut.

“Masih ada Agustus, September, Oktober, November, Desember. Artinya masih kurang lebih 4-5 bulan lagi. Jadi insyaallah penutupan tahun 2026 itu kan 31 Desember RUU Perampasan Aset ini akan kami selesaikan pada tanggal 15 Desember tahun 2026,” kata Puan dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya