Berita

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria. (Foto: RMOL)

Bisnis

Ahmad Riza Patria:

PKL Berperan Jadi Penopang Fondasi Perekonomian Nasional

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 00:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pedagang kaki lima alias PKL memiliki peran besar dalam menopang fondasi perekonomian nasional. Keberadaan PKL tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok masyarakat kecil, tetapi juga berkontribusi dalam memasarkan produk lokal dan produk dalam negeri.

Demikian dikatakan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria (Ariza) usai membuka Munas VI Asosiasi Pedagang Kaki Lima Perjuangan (APKLI-P) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu 26 Agustus 2026.

"PKL memberikan kontribusi terbaik bagi ekonomi, pertumbuhan ekonomi, memasarkan produk-produk lokal yang ada, terutama produk dalam negeri," kata Riza.


Ariza menuturkan, aktivitas PKL turut mendorong produktivitas, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat, baik di desa maupun perkotaan.

Karena itu, pemerintah dinilai perlu melakukan revitalisasi terhadap peran PKL agar sektor tersebut dapat berkembang secara lebih tertata dan mengikuti perkembangan zaman.

"Tugas kita adalah merevitalisasi peran PKL ke depan agar lebih baik, lebih tertata, dan lebih modern, lebih digital," kata Ariza.

Ariza menambahkan, penguatan PKL ke depan perlu didukung dengan penyediaan ruang pasar, akses permodalan, serta revitalisasi usaha. Ia juga menyebut kontribusi PKL terhadap perekonomian cukup besar, termasuk dalam aktivitas ekspor.

"PKL punya peran besar terhadap PDB-nya juga tinggi, bahkan ekspor melalui PKL juga sudah lebih dari 15,7 persen," pungkas Ariza.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya