Berita

Wamenkes RI Dante Saksono Harbuwono bersama Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan meninjau fasilitas Bayer, di Depok, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Wamenkes RI-Menteri Federal Jerman Perkuat Komitmen Produksi MMS Bayer

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 23:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono bersama Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan  meninjau fasilitas Bayer, di Depok, Jawa Barat, Rabu 18 Agustus 2026. Kunjungan tersebut memperkuat komitmen produksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS) dan keberlanjutan manufaktur kesehatan Indonesia.

Kunjungan tersebut menyoroti peran Bayer sebagai perwujudan nyata sinergi Indonesia-Jerman dalam mendukung prioritas nasional, baik dalam agenda dekarbonisasi maupun penguatan industri kesehatan. 

Sebagai salah satu fasilitas manufaktur kesehatan strategis global Bayer, pabrik healthcare Cimanggis melayani kebutuhan domestik sekaligus mengekspor ke lebih dari 42 negara.


Dalam sambutannya, Reem Alabali Radovan menyampaikan bahwa Jerman dan Indonesia memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. 

Fasilitas Bayer di Cimanggis menunjukkan bagaimana investasi berkelanjutan dan inovasi dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, mulai dari memajukan energi terbarukan dan memperkuat industri lokal, hingga memperluas kapabilitas manufaktur yang mendukung kesehatan ibu dan anak.

Upaya-upaya ini menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan. 

"Melalui kebijakan pembangunan, kami sedang membangun jembatan antarnegara mitra, yang bertujuan untuk merintis kemitraan baru secara bersama-sama dengan melibatkan perusahaan-perusahaan Jerman secara sistematis," kata Reem Alabali Radovan, dikutip Rabu 26 Agustus 2026.

Sementara itu Dante Saksono Harbuwono mengaku percaya bahwa kehadiran Bayer di Indonesia adalah contoh nyata dari kemitraan jangka panjang yang kokoh antara pemerintah dan sektor industri, yang secara langsung mampu mendorong prioritas kesehatan nasional. 

"Melalui program nasional, Kementerian Kesehatan menargetkan untuk menjangkau 4,9 juta ibu hamil setiap tahunnya. Guna mewujudkan target ini, kita tentu memerlukan pasokan MMS yang berkualitas, andal, dan konsisten," kata Dante.

Head of Bayer Supply Center Healthcare Cimanggis Priscilla Silvan Praritza menegaskan bahwa kunjungan ini mencerminkan komitmen jangka panjang PT Bayer Indonesia untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional. 

Melalui inovasi dan investasi berkelanjutan, Bayer memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat manufaktur produk kesehatan yang esensial bagi kebutuhan domestik maupun pasar global.

Dalam lawatannya, delegasi meninjau instalasi panel surya atap seluas 1,66 hektare dengan kapasitas 2.054 kWp. Instalasi ini merupakan salah satu fasilitas tenaga surya terbesar di antara perusahaan farmasi multinasional di Indonesia, yang mampu menyuplai sekitar 43 persen kebutuhan energi fasilitas dan mereduksi emisi karbon hingga 2.073 ton CO2 per tahun.

Selain aspek energi, delegasi juga meninjau fasilitas produksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS). Dengan investasi Bayer sebesar Rp99 miliar untuk lini produksi termasuk MMS dan R&D, Bayer memperkuat kapabilitas manufaktur lokal untuk memproduksi suplemen prenatal standar UNIMMAP yang mengandung 15 vitamin dan mineral esensial bagi ibu hamil. 

Kapasitas produksi mencapai 1,2 miliar tablet MMS per tahun dalam kemasan botol dan blister guna mendukung prioritas pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya