Berita

(Foto: Dok.Elnusa)

Bisnis

Sumur Semberah-206 Lampaui Target Produksi, Elnusa Perkuat Rekam Bisnis Hulu

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Elnusa Tbk, perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas melalui keberhasilan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 

Bertindak sebagai drilling contractor melalui Rig EMR-001, Elnusa mendukung operasi pengeboran hingga uji produksi yang menghasilkan initial production lebih dari dua kali target awal.

Kegiatan pengeboran yang dimulai pada 4 Juni 2026 diselesaikan dalam 45 hari dan mencapai tahap uji produksi pada 19 Agustus 2026. 


Hasil pengujian mencatat initial production sebesar 5,36 MMSCFD gas dan 406 BOPD minyak, dibandingkan target awal sebesar 2,1 MMSCFD gas dan 175 BOPD minyak. 

Capaian tersebut setara sekitar 255% dari target gas dan 232% dari target minyak, sekaligus menunjukkan kontribusi nyata aktivitas pengeboran dalam membuka dan mengoptimalkan potensi produksi aset hulu.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, mengatakan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan positioning Elnusa sebagai solution partner yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga pada penciptaan nilai dan peningkatan produktivitas aset pelanggan. 

“Nilai tambahnya terletak pada bagaimana kompetensi, aset, teknologi, dan pengalaman yang kami miliki dapat mendukung pelanggan mengoptimalkan potensi aset dan produksi. Hasil Sumur Semberah-206 menjadi salah satu bukti konkret dari kapabilitas tersebut,” ujar Rustam dalam keterangan tertulis, Rabu 26 Agustus 2026.

Keberhasilan operasi didukung kemampuan Elnusa mengoperasikan Rig EMR-001 untuk pengeboran berarah hingga kedalaman akhir 11.685 ftMD. Sumur Semberah-206 menghasilkan produksi dari layer F083A, I089A, dan I072A dengan kondisi tekanan reservoir yang baik. 

Dalam pelaksanaannya, Elnusa mengintegrasikan keandalan rig, kompetensi kru, pengendalian operasi, serta disiplin eksekusi untuk menjaga kegiatan pengeboran berjalan efektif sesuai parameter operasi yang ditetapkan.

Keandalan eksekusi juga ditopang oleh disiplin HSSE sebagai fondasi operasi Elnusa. Di tengah dinamika teknis termasuk kondisi well control, tim Elnusa melakukan penanganan secara cepat dan terkoordinasi dengan tetap mengedepankan keselamatan. 

Hingga pelaksanaan operasi, Rig EMR-001 membukukan 75.600 safe man hours sejak tajak sumur, memperkuat rekam jejak Elnusa dalam menjalankan pekerjaan berisiko tinggi secara aman dan terkendali.

Keberhasilan Semberah-206 semakin memperkuat rekam jejak layanan drilling Elnusa sebagai salah satu kompetensi strategis di segmen Upstream Oil & Gas Services. 

Kapabilitas tersebut dibangun melalui kombinasi aset yang andal, technical expertise, pengalaman operasi, teknologi, serta kemampuan mengintegrasikan berbagai layanan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks. 

Kompetensi ini menjadi salah satu competitive advantage Elnusa dalam menangkap peluang dari aktivitas eksplorasi, pengembangan lapangan, dan optimalisasi produksi migas nasional.

“Fokus kami adalah memastikan setiap kapabilitas yang dimiliki Elnusa dapat menghasilkan customer value sekaligus sustainable business value, sehingga membuka ruang pertumbuhan bagi Perseroan sejalan dengan meningkatnya kebutuhan optimalisasi aset hulu migas,” tambah Rustam.

Melalui penguatan operational excellence di seluruh lini bisnis, Elnusa terus mempertegas perannya sebagai perusahaan jasa energi terintegrasi yang mampu menghadirkan solusi dari eksplorasi hingga produksi. 

Konsistensi tersebut menjadi bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat daya saing, memperluas peluang pertumbuhan, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi pelanggan serta pemegang saham, sekaligus mendukung peningkatan produksi dan ketahanan energi nasional.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya