Berita

Ilustrasi. (Foto: Generate AI)

Bisnis

Sentimen Global Masih jadi Biang Kerok Pelemahan Rupiah

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 17:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah ditutup melemah tipis pada perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026. Mengutip data Bloomberg, Rupiah melemah 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp17.725 per Dolar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pasar tengah mencermati perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

“Indeks dolar AS menguat setelah media Rusia melaporkan bahwa AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan gencatan senjata,” kata Ibrahim dalam riset hariannya.


Kantor berita milik negara Rusia, RIA, melaporkan kesepakatan yang mencakup kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.

Menurut Ibrahim, laporan yang mengutip sumber Pakistan tersebut muncul setelah pejabat negara itu mengungkapkan adanya kemajuan dalam pembicaraan mediasi dengan Iran.

"Pakistan telah menjadi mediator regional utama dalam konflik AS-Iran yang sedang berlangsung, dan juga turut memfasilitasi kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara pada bulan Juni lalu," jelasnya.

Di tengah perkembangan tersebut, investor juga mulai mengalihkan perhatian pada sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat.

"Para investor kini beralih pada data PCE AS yang akan dirilis pada hari Rabu dan pidato penting pertama Warsh sebagai Ketua The Fed di simposium Jackson Hole pada hari Jumat," kata Ibrahim.

Data Personal Consumption Expenditures (PCE) tersebut akan memberikan gambaran tambahan mengenai kondisi ekonomi AS dan tekanan inflasi. Pasar juga mencermati arah kebijakan The Fed melalui pidato Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed dalam simposium Jackson Hole.

Sementara itu dari dalam negeri, Ibrahim mengatakan pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis pada pekan depan.

"Pasar juga sedang menunggu sejumlah data domestik penting yang akan dirilis pekan depan," tuturnya.

Data tersebut meliputi inflasi Agustus, kinerja perdagangan Juli, PMI Manufaktur Indonesia, cadangan devisa, serta Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).

"Termasuk data inflasi bulan Agustus, kinerja perdagangan bulan Juli, PMI Manufaktur Indonesia, cadangan devisa dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK)," tandas Ibrahim.

Ia memprediksi pergerakan Rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup melemah direntang  Rp17.720-17.760 per Dolar AS pada perdagangan Kamis 27 Agustus 2026.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya