Berita

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam sebuah diskusi. (Foto: tangkapan layar)

Politik

Projo Langsung Bikin Klarifikasi Buntut Gaduh Pernyataan Budi Arie Setiadi

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 15:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo akhirnya buka suara meluruskan polemik terkait beredarnya potongan video pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang sempat memicu spekulasi mengenai percepatan suksesi kepemimpinan nasional sebelum 2029.

Melalui keterangan resminya, Sekretaris Jenderal DPP Projo, Fredi Alex Damanik, menegaskan bahwa rekaman yang beredar luas di media sosial tersebut bukanlah video yang utuh dan tidak menggambarkan konteks pembicaraan secara menyeluruh.

"Video tersebut bukan merupakan video utuh, tetapi sebenarnya sedang memaparkan berbagai kemungkinan," tegas Fredi Alex Damanik dalam tayangan video klarifikasinya, Selasa, 25 Agustus 2026.


Fredi menjelaskan, forum yang dihadiri Budi Arie bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo tersebut sejatinya merupakan agenda silaturahmi internal antara Jokowi dengan para relawan dalam rangka momentum HUT RI.

Dalam kesempatan tersebut, kata Fredi, berlangsung diskusi internal singkat untuk memotret serta memetakan situasi kebangsaan terkini. Berbagai masukan dan pemetaan persoalan disampaikan oleh para peserta diskusi kepada Jokowi.

"Hal ini disampaikan oleh para relawan kepada Pak Jokowi dengan harapan Beliau berkenan menyampaikan kepada Presiden Prabowo untuk perbaikan bangsa ke depannya," jelasnya.

Lebih lanjut, Fredi menekankan bahwa hubungan komunikasi antara Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto hingga kini terjalin sangat erat dan akrab. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi juga mengimbau seluruh jajaran relawan untuk tetap tenang dan menyikapi kondisi politik secara bijak.

"Pak Jokowi menyampaikan agar semua tetap tenang. Situasi baik-baik saja, ekonomi masih tumbuh baik, inflasi terkendali, jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan," pungkas Fredi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya