Berita

PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: Kantor PM Israel)

Dunia

Netanyahu Sebut Iran Pernah Coba Bunuh Salah Satu Anaknya

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 12:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkap bahwa Iran pernah berupaya membunuh salah satu dari dua putranya. 

Namun, Netanyahu tidak menjelaskan putra mana yang menjadi sasaran maupun memberikan rincian lebih lanjut mengenai dugaan upaya tersebut.

“Ini adalah sesuatu yang benar-benar sulit dipercaya. Iran menargetkan salah satu putra saya. Iran mencoba membunuh, berupaya membantai salah satu putra saya,” kata Netanyahu dalam wawancara melalui telepon dengan Channel 14, dikutip Selasa, 25 Agustus 2026.


Channel 12 juga menyebut dugaan rencana pembunuhan itu telah diketahui aparat keamanan Israel selama beberapa bulan.

Pernyataan Netanyahu disampaikan bersamaan dengan upayanyabmemberikan pengamanan ketat kepada kedua putranya, Yair dan Avner Netanyahu. 

Kesepakatan dengan Shin Bet disebut memperpanjang perlindungan keamanan bagi keduanya, serta memberikan pengamanan seumur hidup kepada istrinya, Sara Netanyahu, terlepas dari hasil pemilu 27 Oktober mendatang.

“Jadi, keamanan yang mereka dapatkan bukanlah sebuah kemewahan,” tegas Netanyahu.

Dia bahkan memperingatkan bahwa tanpa perlindungan keamanan tersebut, para calon pembunuh disebut bisa berhasil menjalankan aksinya. 

Sementara itu, Avner diketahui tinggal di Israel, sedangkan Yair yang dikenal melalui pandangan politik sayap kanannya selama beberapa tahun terakhir lebih banyak tinggal di Miami, Amerika Serikat.

Pengamanan terhadap Yair sebelumnya menuai kritik karena dinilai berlebihan lantaran dirinya lebih sering berada di luar Israel. 

Pada 2024, media melaporkan Yair tinggal di kompleks apartemen mewah di Miami dengan sopir serta dua pengawal dari Unit 730 Shin Bet, yang diperkirakan menelan biaya negara sekitar 200.000 shekel atau sekitar 55.000 dolar AS per bulan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya