Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. (Foto: Facebook Sjafrie Sjamsoeddin)

Publika

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 01:21 WIB

MUSTAHIL Menhan Sjafrie Sjamsoeddin  melarang mahasiswa Universitas Pertahanan (Kadet Unhan) berjilbab. Baik aturan tidak tertulis, apalagi kalau ada aturan yang tertulis. Pasti tidak mungkin.

Sebab, kalau dulu ada istilah "TNI Merah" dan "TNI Hijau" di tubuh TNI, maka Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, termasuk juga Presiden Prabowo Subianto, adalah termasuk "TNI Hijau", bukan "TNI Merah".

Untung saja, saya tidak terpancing ikut-ikutan untuk menyerang Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, terkait calon kadet Unhan yang memilih mundur karena diminta melepas jilbab, kalau ingin lolos seleksi.


Kasihan juga Asma Wafa Andina, calon mahasiswi program S1 Unhan TA 2026/2027, yang memilih mundur ketimbang melanjutkan proses seleksi karena diminta untuk melepaskan hijabnya.

Mestinya Asma Wafa Andina tidak mundur dan terus berjuang secara terbuka. Sayang sekali, dia mundur dulu baru membuka pengalaman pahitnya. Sebab, aturan membuat jilbab itu memang tak ada.

Bukan saja karena dia tidak tahu sejak awal, tapi memang harus tegasnya tak ada. 

Bahkan, yang ada, setiap calon mahasiswa harus bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Artinya, berjilbab, ya boleh, bahkan mungkin harus bagi yang beragama Islam.

Dugaan saya sebelumnya, ini ulah oknum orang dalam, untuk menyingkirkan calon tertentu dan membuka peluang calon lainnya. Biasalah, saingan untuk masuk Unhan pastilah amat berat dan ketat.

Bisa jadi Asma Wafa Andina disingkirkan dengan cara seperti itu dan berhasil. 

Tapi, ia bersuara dan mendapat respons dari publik. Belakangan apa pun terkait kejelekan Pemerintah, mudah menjadi viral.

Saya agak heran, kenapa Kemenhan agak lambat merespon isu berjilbab di Unhan ini? 

Mungkin sedang diselidiki ke dalam dan dilihat respons publik sampai ke ujung. Akhirnya, pada hari ini Kemenhan memastikan kadet Unhan diperbolehkan berjilbab.

Mestinya Asma Wafa Andina dipanggil kembali untuk melanjutkan seleksinya di Unhan. 

Atau, ia dijadikan mahasiswa kehormatan. Lulus secara otomatis. Ia tercatat pejuang berjilbab di Unhan. Kenapa tidak? Ya kan?

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya