Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham ADHI Disuspensi BEI, Cek Pergerakannya

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 11:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menghentikan sementara atau mensuspensi perdagangan saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) terhitung sejak sesi pembukaan perdagangan pada Senin, 24 Agustus 2026. 

Keputusan restriktif ini diambil menyusul adanya penundaan kewajiban pembayaran bunga obligasi yang jatuh tempo pada hari yang sama.

Langkah penghentian perdagangan tersebut tertuang dalam pengumuman resmi BEI dengan nomor Peng-SPT-00017/BEI.PP2/08-2026. 


Surat keputusan itu ditandatangani bersama oleh Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2, Adi Pratomo Aryanto, serta Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan, Pande Made Kusuma Ari. 

Dalam pengumuman tersebut, bursa menjelaskan bahwa suspensi ini dilatarbelakangi oleh penundaan pembayaran kupon atau bunga ke-17 untuk instrumen Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022 Seri B (ADHI03BCN3) dan Seri C (ADHI03CCN3). 

Pihak otoritas bursa menilai penundaan kewajiban finansial ini mengindikasikan adanya permasalahan serius pada kelangsungan usaha atau going concern perseroan ke depan.

Sebelum keputusan suspensi ini dijatuhkan, pihak bursa telah menelaah surat dari emiten konstruksi pelat merah tersebut dengan nomor 014-19/2026/010 per 21 Agustus 2026 mengenai kesiapan dana pembayaran bunga obligasi. 

Langkah tersebut kemudian diperkuat dan dikonfirmasi melalui surat PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) nomor KSEI-6083/DIR/0826 yang melaporkan penundaan pembayaran kupon obligasi terkait. Menghadapi situasi pelik ini, BEI secara tegas meminta seluruh pemangku kepentingan, investor, dan pihak terkait untuk selalu mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Kondisi fundamental yang tertekan tersebut langsung tercermin pada pergerakan harga saham emiten bersandi ADHI di lantai bursa. 

Pantauan RMOL berdasarkan data bursa, pada pukul 11:02 WIB, saham ADHI terpantau berada di level Rp133 per lembar saham. 

Performa harga saham emiten BUMN karya ini menunjukkan tren koreksi tajam dan tekanan jual yang masif di berbagai rentang waktu investasi, di mana saham ADHI mengalami pelemahan sebesar 5 poin atau terkoreksi 3,62 persen dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp138.

Pada perdagangan sesi perdana tersebut, saham ADHI sempat dibuka pada level Rp137 dengan rentang harga harian bergerak di kisaran Rp132 sebagai titik terendah hingga Rp138 sebagai titik tertinggi. 

Tekanan jual yang kuat juga terlihat dari volume transaksi yang membengkak hingga mencapai 33.553.094 saham dengan nilai transaksi keseluruhan menembus angka Rp4.492.299.438 dari total 2.717 kali frekuensi perdagangan.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya