Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Efek Indonesia (BEI) segera kedatangan emiten baru dari sektor kesehatan (healthcare). PT Swayasa Prakarsa Tbk, perusahaan manufaktur alat kesehatan dan herbal yang berawal dari hilirisasi riset Universitas Gadjah Mada (UGM), bersiap menggelar Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) dengan kode SWAP.

Berdasarkan prospektus awal dan keterbukaan informasi yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 24 Agustus 2026, perusahaan yang berbasis di Sleman, DI Yogyakarta ini akan melepas sebanyak-banyaknya 323 juta lembar saham baru (3,23 juta lot) ke publik. Jumlah tersebut setara dengan 30,3 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan pasca-IPO.

Masa penawaran awal (book building) SWAP mulai bergulir hari ini, 24 Agustus, dan akan berlangsung hingga 27 Agustus 2026. 


Perseroan mematok harga penawaran di kisaran Rp130 hingga Rp140 per saham. Dengan skema harga tersebut, emiten berskala kecil ini menargetkan perolehan dana segar dari pasar primer antara Rp41,99 miliar hingga maksimal Rp45,22 miliar.

Berdiri sejak Januari 2012 dan beroperasi secara komersial pada 2014, Swayasa Prakarsa memiliki rekam jejak unik sebagai motor komersialisasi produk riset. 

Pengembangan usahanya dilakukan secara bertahap melalui pembentukan beberapa unit strategis, antara lain Gama Herbal Indonesia yang fokus pada lini produksi produk-produk herbal serta Gamafood yaitu fasilitas produksi untuk lini makanan kesehatan.

Saham SWAP juga telah diklasifikasikan sebagai efek syariah, memberikan daya tarik tambahan bagi investor yang fokus pada portofolio ESG dan kepatuhan syariat.

Langkah SWAP menuju bursa diiringi dengan rapor kinerja keuangan yang tengah tertekan. Mengacu pada laporan keuangan per 28 Februari 2026, total aset perusahaan tercatat menyusut menjadi Rp31,78 miliar dibandingkan posisi akhir tahun 2025 yang mencapai Rp33,36 miliar.

Suntikan dana dari pasar modal ini menjadi krusial bagi strategi penyehatan postur keuangan dan ekspansi SWAP. Rencananya, dana hasil IPO (setelah dikurangi biaya emisi) akan dialokasikan untuk tiga pos utama; yaitu Modal Kerja, Belanja Modal, dan Pembayaran Utang. 

Manajemen SWAP telah menunjuk PT Sukadana Prima Sekuritas (dahulu PT OSO Sekuritas Indonesia) sebagai Penjamin Emisi Efek. 

Jika mendapat lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Agustus 2026, saham SWAP dijadwalkan akan resmi dicatatkan di papan perdagangan BEI pada 10 September 2026.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya