Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas J. Rumambi. (Foto: Dokumentasi Fraksi PDIP)

Politik

Legislator PDIP Dorong Penguatan Anggaran Kebencanaan

MINGGU, 23 AGUSTUS 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas J. Rumambi meminta pemerintah memastikan penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT)  pada evakuasi dan pemulihan korban, dan berlanjut pada pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi.

“Memasuki hari keenam pascagempa, pemerintah harus memastikan tidak ada korban yang terlewat, tidak ada pengungsi yang terabaikan, dan tidak ada wilayah terdampak yang luput dari pendataan. Penanganan harus bergerak dari respons darurat menuju pemulihan yang terukur,” ujar Matindas dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu malam, 22 Agustus 2026. 

Anggota Fraksi PDIP tersebut meminta BNPB, Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah terus memastikan pencarian, evakuasi, identifikasi serta pelayanan kesehatan bagi korban berjalan maksimal, termasuk di wilayah yang sulit dijangkau.


Menurutnya, jumlah pengungsi yang mencapai lebih dari 92 ribu jiwa membutuhkan perhatian serius. Tempat pengungsian harus menjamin pangan, air bersih, sanitasi, layanan kesehatan, keamanan dan kebutuhan dasar lainnya.

“Kita harus memastikan masyarakat yang terdampak baik yang tetap tinggal di rumahnya maupun di pengungsian mendapatkan bantuan dan layanan yang sesuai kebutuhannya,” tegasnya.

Matindas juga meminta Kementerian Sosial memastikan bantuan kebencanaan, termasuk santunan korban. Distribusi bantuan, katanya, harus menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan lokasi yang aksesnya masih terputus dan kelompok rentan lansia, anak-anak, disabilitas dan ibu-ibu hamil.

"Kami juga mendesak Pemerintah penanganan bencana tidak boleh terkendala keterbatasan anggaran. Negara harus memiliki kemampuan fiskal yang cukup untuk merespons kebutuhan korban secara cepat," tegasnya lagi.

Matindas menilai kewajiban pemerintah memastikan kapasitas anggaran kebencanaan yang cukup dan berkelanjutan, mengingat penanganan bencana saat ini berlangsung secara bersamaan di sejumlah daerah, termasuk Sigi dan NTT, kekeringan dan karhutla di banyak daerah, sementara pemerintah masih melakukan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. 

Menurutnya, bila perlu pemerintah melakukan evaluasi dan efisiensi terhadap program-program yang belum mendesak, termasuk MBG dan Koperasi Desa/Kopdes Merah Putih, apabila terdapat ruang fiskal yang dapat dialihkan untuk memperkuat penanganan bencana.

Matindas juga menambahkan, pemerintah perlu memastikan satu data kebencanaan yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah. Data korban, pengungsi, rumah rusak dan fasilitas publik harus terus diperbarui agar bantuan tidak tumpang tindih dan tidak ada masyarakat terdampak yang terlewat.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya