Berita

Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force DPC Hanura se-Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Platinum, Balikpapan, Sabtu, 22 Agustus 2026. (Foto: Dokumentasi Hanura)

Politik

Hanura Siapkan Langkah Jitu Bidik Suara Gen Z di 2029

MINGGU, 23 AGUSTUS 2026 | 02:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Partai Hanura menyiapkan strategi khusus untuk menggaet pemilih generasi Z dalam Pemilu 2029. Partai besutan Oesman Sapta (OSO) itu akan mengusung isu lapangan kerja dan pendidikan.

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan, Gen Z memiliki pengaruh besar dalam menentukan preferensi politik di Tanah Air. Sebab itu, Hanura akan mengangkat isu yang berkaitan langsung dengan masa depan generasi muda.

"Pada Pemilu 2029 nanti, jumlah pemilih pemula dan Gen Z sangat besar. Mereka adalah orang-orang berpengetahuan yang akan mempertimbangkan untuk siapa atau partai apa yang akan dipilih," ujar Rio di sela kegiatan Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force DPC Hanura se-Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Platinum, Balikpapan, Sabtu, 22 Agustus 2026.


Lebih lanjut, Ketua Task Force Hanura itu menguraikan tentang isu yang akan digunakan untuk menarik simpati dan dukungan pemilih Gen Z di Pemilu mendatang. Di antaranya, urai Rio, Hanura akan mengusung isu lapangan kerja dan pendidikan.

"Hanura fokus pada isu yang berkaitan langsung dengan masa depan generasi muda. Salah satunya, memperluas peluang kerja. Ke depan, pasar kerja di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur, bisa terbuka lebar untuk Gen Z," jelas dia.

Selain lapangan kerja, lanjut Rio, Hanura juga mendorong kebijakan pendidikan yang terkoneksi dengan kebutuhan dunia kerja. "Jangan sampai, pendidikan hanya menciptakan pengangguran-pengangguran baru. Ketika selesai kuliah, tidak tahu harus ke mana," tegasnya. 

Rio menambahkan, generasi muda merupakan kekuatan, bahkan menjadi salah satu pilar dari kemajuan bangsa dan negara. Karenanya, Hanura akan terus merangkul dan berjuang bersama para pemuda, untuk membangun masa depan Indonesia.

"Kalau generasi mudanya kuat, maka kuatlah negeri ini. Kalau generasi muda mendapatkan tempat yang cukup untuk membangun dan terlibat dalam proses pembangunan di negeri ini, maka negeri ini akan maju," tuturnya.

Rio mengungkapkan, keterlibatan anak muda dalam struktur kepengurusan Hanura di seluruh tingkatan, terus meningkat. Berdasarkan konsolidasi yang dilakukan pihaknya di sejumlah daerah, sebanyak 31 persen pengurus berasal kalangan muda.

Hanura, lanjut dia, tak sekadar memberi ruang dan peran, tapi juga posisi strategis dalam struktur kepengurusan bagi para generasi muda. Saat ini, sejumlah elite Dewan Pimpinan (DPC) atau pengurus tingkat kabupaten dan kota di berbagai wilayah, berasal dari kalangan muda.

"Mereka yang saat ini menempati posisi strategis dalam struktur kepengurusan di berbagai tingkatan, bukan sekadar muda secara usia. Mereka punya semangat, punya potensi, dan memahami visi Hanura," pungkasnya.

Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force DPC Hanura se-Provinsi Kalimantan Timur turut dihadiri Sekretaris Task Force, Hanurani Prajanto; Bendahara Task Force, Indah Sri Rezeki; serta dua anggota Task Force, Yossie Indra Pramana dan Ratna Ester Lumban Tobing.

Kegiatan tersebut juga dihadiri dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Kaltim, Marsidik, serta jajaran DPD dan DPC Hanura se-Provinsi Kaltim.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya