Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Politik

Prabowo Dengarkan Paparan BNPB, Bagi Tugas Atasi Karhutla di Kalimantan

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 21:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Presiden Prabowo Subianto telah melihat sendiri kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah  Kalimantan Barat pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

“Saya datang untuk melihat keadaan setempat sekarang. Saya minta siapa yang bisa kasih saya presentasi,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), lewat Staf Khusus Kepala BNPB, Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo mengawali laporan atau kondisi terkini penanganan karhutla kepada Presiden Prabowo.


“Kami laporkan tentang situasi terkini pantauan hotspot yang selama 24 jam berdasarkan satelit terdeteksi ada 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Ini artinya ada titik api dan asap yang terjadi di wilayah Kalbar,” ujar Asrianus.

Dalam paparannya, Asrianus melaporkan bahwa hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah terdapat 3.100 hotspot dan hotspot tingkat kepercayaan rendah 406 titik. 

“Kami laporkan hotspot ini didominasi wilayah Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Kayong Utara di sektor selatan. Di wilayah timur Kabupaten Sanggau, Sintang, dan Sambas,” lanjut Asrianus.

BNPB juga menyampaikan perkiraan potensi hujan dengan intensitas ringan di wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat akan terjadi pada 21 hingga 27 Agustus.

Berkaca dari laporan itu, Presiden Prabowo juga telah menginstruksikan jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk turun langsung bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menangani karhutla di empat provinsi di Kalimantan.

Pembagian tugas tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu, dan serentak.

Di Kalimantan Barat, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditugaskan untuk menangani kondisi di lapangan.

Untuk Kalimantan Tengah, penanganan dilakukan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

Di Kalimantan Selatan, Presiden Prabowo menugaskan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali bersama Asisten Utama Operasi Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran. 

Adapun di Kalimantan Timur, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita bersama Komandan Korps Brimob Komjen Ramdani Hidayat ditugaskan untuk turun langsung.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya