Berita

Pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) yang dikelola PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Restoran hingga UMKM Untung Banyak Berkat Jargas PGN

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 09:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) yang dikelola PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) di wilayah Sleman, Yogyakarta kian terbukti memberikan dampak positif bagi efisiensi sektor usaha kuliner.

Tak hanya menyasar sektor rumah tangga, gas bumi kini menjadi andalan para pelaku usaha restoran hingga UMKM dalam menekan biaya operasional bahan bakar secara signifikan.

Restoran Padang Payakumbuah Yogyakarta, misalnya, mencatatkan efisiensi biaya bahan bakar hingga 30 persen setelah beralih menggunakan gas bumi PGN sejak November 2024 melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas).


"Dua manfaat penting yang kami rasakan dari penggunaan gas bumi adalah keamanan dan kepastian pasokan," ujar Manajemen RM Padang Payakumbuah Yogyakarta, Adi Saputra dikutip redaksi, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Adi mengungkapkan, dengan konsumsi gas sekitar 1.900-2.000 meter kubik per bulan, pengeluaran bahan bakar yang tadinya mencapai Rp40 juta per bulan kini pangkas menjadi kisaran Rp25-30 juta per bulan.

Manfaat serupa dirasakan pelaku UMKM kuliner Nasi Goreng Pak Wit. Sang pemilik, Elin, mengaku berhasil memotong pengeluaran bahan bakar hingga lebih dari 60 persen dalam setahun terakhir.

"Biaya bahan bakar yang sebelumnya sekitar Rp1,5 juta per bulan, kini turun menjadi sekitar Rp600 ribu per bulan setelah beralih ke gas bumi," kata Elin.

Melihat tingginya dampak positif bagi efisiensi usaha warga, Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono, menegaskan komitmen PGN untuk terus mengoptimalkan infrastruktur jargas yang ada demi mendukung kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

"Bagi kami, keberadaan jargas bukan hanya mengenai tersedianya energi di rumah pelanggan. Ketika gas bumi juga dapat dimanfaatkan oleh restoran, UMKM, dan pelaku usaha lainnya, manfaat infrastrukturnya menjadi lebih luas," jelas Sugianto.

Selain efisiensi, PGN turut menjamin faktor keselamatan (safety) dan keandalan layanan. Gas bumi disalurkan dengan tekanan rendah serta memiliki massa jenis yang lebih ringan dari udara, sehingga meminimalkan risiko bahaya kecelakaan.

Hingga 2026, jaringan gas bumi yang dikelola PGN telah melayani 4.545 pelanggan rumah tangga, 6 pelanggan kecil, serta 4 pelanggan komersial/industri di wilayah Sleman.

Guna menjaga kelancaran operasional para pelaku usaha, PGN juga menyiagakan pemantauan instalasi dan tim penanganan gangguan selama 24 jam non-stop.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya