Berita

Sebanyak 5.832 personel TNI telah dikerahkan dalam mendukung penanganan bencana di hari ketujuh pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) atau hingga Jumat, 21 Agustus 2026 (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Bencana NTT: TNI Kerahkan 5.832 Personel dan Salurkan 638 Ton Bantuan

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 10:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 5.832 personel TNI telah dikerahkan untuk mendukung penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga hari ketujuh pascagempa bumi, Jumat 21 Agustus 2026.

"Untuk menunjang pelaksanaan tugas tersebut, TNI mengoperasikan 27 unit alutsista, terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ADRI yang digunakan dalam mendukung mobilitas personel, distribusi bantuan, serta berbagai kegiatan penanganan bencana," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, sabtu 22 Agustus 2026.

Selain mengerahkan personel dan alutsista, TNI telah menyalurkan tambahan 39,714 ton bantuan melalui pesawat udara.


Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan hingga hari ketujuh mencapai 638,471 ton.

TNI bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait juga terus melakukan koordinasi di lapangan untuk mempercepat penanganan bencana.

Koordinasi dilakukan terutama dalam distribusi bantuan serta pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya