Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Nusantara

Pemulihan Listrik Flores Jadi Bukti Pentingnya Kesiapan Hadapi Bencana

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 06:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gempa bumi tidak hanya menguji ketahanan infrastruktur, tetapi juga kesiapan sistem kelistrikan dalam merespons kondisi darurat. Hal itu terlihat dari penanganan jaringan listrik di Flores setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026 lalu.

Peneliti Alpha Research Ferdy Hasiman menilai kecepatan penanganan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pasokan listrik tetap tersedia di tengah bencana. Sebanyak 11 gardu induk yang terdampak gempa berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari 12 jam.

“Belum ada keluhan yang berarti terkait pelayanan kelistrikan di seluruh Flores di tengah bencana gempa. Kondisi tersebut menunjukkan kesiapsiagaan dalam menyediakan pasokan dan infrastruktur listrik masyarakat Flores,” kata Ferdy, dalam pernyataannya kepada media, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 21 Agustus 2026.


Menurut Ferdy, gempa tetap menimbulkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur kelistrikan, termasuk transformator dan jaringan kabel. Kondisi tersebut diperberat oleh gempa susulan yang masih terjadi di sejumlah wilayah sehingga penanganan tidak dapat dilakukan secara langsung di semua lokasi.

“Memang tidak bisa dibantah, akibat gempa ada infrastruktur seperti trafo dan kabel listrik di beberapa tempat yang mengalami kerusakan. Itu bisa dimaklumi dan tidak bisa diperbaiki segera karena sampai saat ini gempa susulan masih terjadi. Itu menyebabkan kesulitan tersendiri dalam penanganan kelistrikan,” ujar Ferdy yang lahir di Manggarai Timur, NTT.

Meski menghadapi kerusakan dan gempa susulan, penanganan terus dilakukan hingga pasokan listrik kembali menjangkau pelanggan terdampak. Berdasarkan informasi, kondisi kelistrikan di Flores kembali normal sepenuhnya pada 18 Agustus 2026.

Ketersediaan listrik menjadi bagian penting dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana. Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, pasokan listrik mendukung komunikasi, layanan kesehatan, posko pengungsian, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, Ferdy menekankan pentingnya memastikan listrik tetap tersedia untuk fasilitas vital, terutama di wilayah yang mengalami dampak gempa cukup parah seperti Manggarai Timur, Manggarai, dan Nagekeo.

“Di daerah-daerah yang paling parah terdampak gempa, seperti Manggarai Timur, Manggarai, dan Nagekeo, kelistrikan masih aman dan terkendali. Prioritas pelayanan kelistrikan untuk fasilitas vital, seperti Rumah Sakit Ben Mboi Ruteng, RS Bajawa, posko bencana, bandara, dan tempat pengungsian sangat penting,” ujarnya.

Kesiapan sistem kelistrikan harus berjalan beriringan dengan kemampuan merespons secara cepat ketika bencana terjadi. Keduanya diperlukan agar gangguan infrastruktur tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih luas terhadap layanan masyarakat.

“Pemulihan kelistrikan bukan hanya soal perbaikan infrastruktur. Dalam situasi bencana, listrik memastikan rumah sakit, posko bencana, fasilitas umum, dan aktivitas masyarakat dapat terus berjalan,” pungkas Ferdy.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya