Berita

Proses pemadaman api yang membakar hutan dan lahan. (Foto: Dok. BNPB)

Hukum

Kapolri Belum Ungkap Identitas Pelaku Karhutla Kalimantan

JUMAT, 21 AGUSTUS 2026 | 21:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepolisian Republik Indonesia bergerak cepat merespons maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian mengepung wilayah Kalimantan. Sejumlah pihak yang diduga kuat menjadi dalang pembakaran pun kini telah diringkus.

"Kami lakukan lidik dan investigasi mendalam terkait dengan peristiwa yang terjadi. Beberapa nama sudah kita amankan," tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan, Jumat, 21 Agustus 2026.

Sayangnya, orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut belum membeberkan secara terperinci mengenai identitas maupun latar belakang pihak-pihak yang telah diamankan tersebut.


Kendati demikian, langkah tegas penegakan hukum sudah mulai membuahkan hasil di tingkat daerah. Jajaran Polda Kalimantan Tengah dilaporkan telah menetapkan belasan orang sebagai tersangka kasus pembalakan dan pembakaran lahan.

"Saat ini kurang lebih, kalau tidak salah, ada sekitar 12 orang yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka," ungkap Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan.

Sebagaimana diketahui, bencana karhutla di sejumlah kabupaten dan kota di Pulau Kalimantan terus meluas hingga berada pada level mengkhawatirkan.

Bencana tahunan ini tak hanya memperburuk kualitas udara secara drastis, tetapi juga memicu paparan kabut asap pekat yang memangkas jarak pandang para pengguna jalan di berbagai wilayah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya