Berita

Kemenhaj memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku pihak pelapor dan PT Jgrup Amanah Wisata di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Kamis 20 Agustus 2026 (Foto: Kemenhaj)

Nusantara

Kemenhaj Pastikan Perlindungan Jemaah Jadi Prioritas dalam Pengaduan Umrah

JUMAT, 21 AGUSTUS 2026 | 14:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menegaskan perlindungan jemaah menjadi prioritas dalam menangani setiap pengaduan terkait penyelenggaraan ibadah umrah.

Hal itu disampaikan Kemenhaj setelah memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku pihak pelapor dan PT Jgrup Amanah Wisata di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Kamis 20 Agustus 2026. Pengaduan tersebut berkaitan dengan penundaan keberangkatan dan pengembalian dana jemaah yang belum diselesaikan.

Perwakilan Direktorat Pengawasan Haji Khusus dan Umrah, Andi Muhammad Taufik, mengatakan Kemenhaj akan melakukan mitigasi, pengawasan, dan pembinaan sesuai kewenangannya. Koordinasi antarunit juga dilakukan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.


“Kementerian Haji dan Umrah akan terus melakukan mitigasi, pengawasan, pembinaan, dan penanganan pengaduan sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku. Perlindungan jemaah menjadi perhatian utama dalam menentukan tindak lanjut atas setiap permasalahan penyelenggaraan ibadah umrah,” ujar Andi, dikutip redaksi di Jakarta, Jumat 21 Agustus 2026.

Dalam mediasi tersebut, pihak pelapor menyampaikan adanya sejumlah keberangkatan jemaah yang mengalami penjadwalan ulang sejak kerja sama dengan PT Jgrup Amanah Wisata dimulai pada Mei 2025. Pengembalian dana yang sebelumnya telah dibicarakan juga disebut belum diselesaikan.

Perwakilan PT Jgrup Amanah Wisata tidak hadir dalam pertemuan karena alasan kesehatan dan telah menyampaikan surat keterangan sakit.

Hasil mediasi akan dituangkan dalam berita acara sebagai dokumentasi dan dasar tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

Kemenhaj menegaskan pengawasan dan penanganan pengaduan merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan penyelenggaraan ibadah umrah berlangsung aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya