Berita

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan atau Aher. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

BAM DPR Ungkap Tiga Indikator Tolok Ukur Keberhasilan Pembangunan Nasional

JUMAT, 21 AGUSTUS 2026 | 10:42 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Keberhasilan pembangunan nasional tidak cukup diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Ukuran utamanya harus terlihat dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menyebut tiga indikator mikro keberhasilan pembangunan, yakni menurunnya angka kemiskinan, berkurangnya pengangguran, dan terjaganya kelestarian lingkungan.

"Ukuran keberhasilan pembangunan yang paling mikro, yang pertama, bebasnya masyarakat dari kemiskinan. Paling tidak kemiskinan makin berkurang. Yang kedua, masyarakat Indonesia jelas-jelas mendapatkan kesejahteraan, dengan pekerjaan yang baik, sehingga pengangguran makin berkurang bahkan hampir hilang," ujar Ahmad Heryawan kepada wartawan, Jumat, 21 Agustus 2026.


Menurut legislator Fraksi PKS tersebut, pembangunan harus mampu membuka kesempatan masyarakat keluar dari kemiskinan sekaligus memperoleh pekerjaan yang layak.

Selain kesejahteraan, kelestarian lingkungan juga menjadi indikator penting. Lingkungan merupakan penopang kehidupan masyarakat karena menyediakan kebutuhan dasar, termasuk air dan pangan.

"Kenapa dimasukkan yang ketiga adalah kelestarian lingkungan? Sebab lingkungan itu pemasok kehidupan. Kalau pemasok kehidupannya rusak, maka kehidupannya pun akan rusak," tegas Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II itu.

Karena itu, pembangunan berkelanjutan harus menjaga keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Perpaduan tersebut dinilai penting agar pembangunan tidak sekadar menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan berkelanjutan, lingkungan yang terjaga, dan kehidupan masyarakat yang lebih berkualitas.
}

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya