Berita

Serah terima modul pembelajaran Sekolah Rakyat. (Foto: Dok. Kemensos)

Pemerintahan

UPI Serahkan 1.018 Modul Dukung Pembelajaran Sekolah Rakyat

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 20:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi menerima 1.018 modul pembelajaran Sekolah Rakyat hasil kolaborasi dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Penyerahan modul yang mencakup 177 mata pelajaran ini ditujukan untuk memperkuat proses belajar mengajar peserta didik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Serah terima dilakukan dalam acara bertajuk Serah Terima Modul Pembelajaran Sekolah Rakyat dan Bedah Buku Muslim Chaplaincy Indonesia di Gedung Aneka Bakti, Kemensos, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico menyatakan, keberhasilan Sekolah Rakyat memerlukan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan kementerian/lembaga terkait.


“Sekolah membutuhkan murid, murid membutuhkan sekolah, sekolah membutuhkan guru, dan semuanya membutuhkan bahan pembelajaran atau modul ajar,” ujar Robben.

Robben menekankan bahwa penyusunan modul ini bukan merupakan hasil akhir, melainkan akan terus dievaluasi seiring perkembangan kebutuhan peserta didik di lapangan.

Selain fokus pada capaian akademik, pendidikan di Sekolah Rakyat juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, kesehatan mental, serta spiritual peserta didik. Hal ini yang menjadi alasan dilaksanakannya bedah buku Muslim Chaplaincy Indonesia secara bersamaan.

“Keduanya berbicara tentang manusia dan bagaimana kita membangun manusia,” tegas Robben, seraya memaparkan sejumlah raihan prestasi siswa Sekolah Rakyat di bidang Paskibraka nasional, olimpiade, hingga olahraga.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan UPI, Prof. Dr. Rudy Susilana, M.Si., mengapresiasi kepercayaan Kemensos kepada UPI. Pihaknya menegaskan komitmen penuh untuk terus mendampingi pengembangan Sekolah Rakyat melalui penguatan sumber daya akademis dan tenaga pendidik.

“Penyusunan modul ini bukan sekadar pekerjaan akademik, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun pendidikan bagi anak-anak Sekolah Rakyat,” tutur Rudy.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan Kemensos, Cecep Sulaeman menerangkan detail rincian modul yang diserahkan. Sebanyak 322 modul (63 mata pelajaran) diselesaikan pada tahun 2025, dan 696 modul (114 mata pelajaran) diselesaikan pada tahun 2026.

Berdasarkan jenjangnya, modul tersebut terbagi menjadi 73 mata pelajaran untuk SD, 44 untuk SMP, dan 60 untuk SMA. Seluruh modul tersebut nantinya dapat diakses secara digital melalui Learning Management System (LMS) oleh para guru dan siswa.

“Pemanfaatan teknologi digital ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas akses terhadap bahan pembelajaran,” kata Cecep.

Rangkaian kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta luring dan 225 peserta secara daring via Zoom yang terdiri dari Kepala Sekolah Rakyat, guru BK, pekerja sosial dari 34 sentra dan 6 balai, hingga perwakilan Kemendikdasmen dan Kemenag.

Turut hadir Dirjen Linjamsos Agus Zainal Arifin, Stafsus Mensos Ishaq Zubaedi, Direktur Kurikulum dan Pembelajaran Digital UPI Prof. Ahmad Yani, Kapus Kurikulum Kemendikdasmen Laksmi Dewi, serta Direktur Pendidikan Agama Hindu Kemenag I Ketut Sudarsana.

Adapun bedah buku dipandu oleh moderator Dr. Hasim, M.Si., dengan narasumber Rr. Rhetno Arobiatul Jauzak, serta penanggap dari Google Al-Qur'an Indonesia, UMJ, YKMI, dan UNICEF Indonesia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya